Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Jakarta

Aktivis L’66 minta Negara Serius tangani Pangan dan Benih.

Perbesar

Jakarta, DetakindonesiaNews – Group Diskusi Nasional (GDN) Eks Aktivis Angkatan ’66 (L’66); mengharapkan Pemerintah RI baru mendatang untuk lebih serius menangani urusan Pangan dengan membentuk kembali Kementerian Pangan yang membawahi Bulog, Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan.
Sejalan dengan itu GDN L’66 juga mengharapkan Pemerintahan baru dibawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuning Raka untuk lebih serius mengembangkan dan membangun Balai Benih, bibit unggul pertanian dan peternakan diseluruh Indonesia. Tata kelola amburadul dan keengganan membangun Balai benih dan bibit unggul ini, menyebabkan kebijakan impor lebih diutamakan dan lebih menguntungkan kelompok pengusaha tertentu (oligarki).

Peserta diskusi yang disenggarakan kemarin (31/07/24) disebuah Hotel dikawasan Menteng Jakarta Pusat ini, dihadiri sejumlah eks aktivis lintas generasi antara lain Angkatan ’66, Angkatan ’74, ’78 dan 85.
Ketua GDN L’66 Teddy Syamsuri mengatakan banyak permasalahan bangsa yang krusial dibahas dan forum ini dengan mengundang sejumlah tokoh negarawan untuk melahirkan suatu solusi.
Solusi tersebut disampaikan kepada instansi terkait dan Pimpinan Negara untuk ditindak lanjuti.
GDN L’66 berharap Pemerintahan baru Prabowo Sugianto dan Gibran Rakabuning Raka lebih peka terhadap semua masalah dan suara Hati Nurani Rakyat, sebagai mana yang pernah dicanangkan pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto yaitu Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan yang selalu termaktub dalam GBHN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Melalui Halal Indo 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional Berdaya Saing Global

19 Juni 2026 - 03:16 WIB

Trending di Nasional