Menu

Mode Gelap
DVI POLRI BERHASIL IDENTIFIKASI 9 KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8, SELURUHNYA TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak

Jakarta

Aktivis L’66 minta Negara Serius tangani Pangan dan Benih.

Perbesar

Jakarta, DetakindonesiaNews – Group Diskusi Nasional (GDN) Eks Aktivis Angkatan ’66 (L’66); mengharapkan Pemerintah RI baru mendatang untuk lebih serius menangani urusan Pangan dengan membentuk kembali Kementerian Pangan yang membawahi Bulog, Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan.
Sejalan dengan itu GDN L’66 juga mengharapkan Pemerintahan baru dibawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuning Raka untuk lebih serius mengembangkan dan membangun Balai Benih, bibit unggul pertanian dan peternakan diseluruh Indonesia. Tata kelola amburadul dan keengganan membangun Balai benih dan bibit unggul ini, menyebabkan kebijakan impor lebih diutamakan dan lebih menguntungkan kelompok pengusaha tertentu (oligarki).

Peserta diskusi yang disenggarakan kemarin (31/07/24) disebuah Hotel dikawasan Menteng Jakarta Pusat ini, dihadiri sejumlah eks aktivis lintas generasi antara lain Angkatan ’66, Angkatan ’74, ’78 dan 85.
Ketua GDN L’66 Teddy Syamsuri mengatakan banyak permasalahan bangsa yang krusial dibahas dan forum ini dengan mengundang sejumlah tokoh negarawan untuk melahirkan suatu solusi.
Solusi tersebut disampaikan kepada instansi terkait dan Pimpinan Negara untuk ditindak lanjuti.
GDN L’66 berharap Pemerintahan baru Prabowo Sugianto dan Gibran Rakabuning Raka lebih peka terhadap semua masalah dan suara Hati Nurani Rakyat, sebagai mana yang pernah dicanangkan pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto yaitu Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan yang selalu termaktub dalam GBHN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia

18 September 2026 - 14:29 WIB

Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam

18 September 2026 - 02:19 WIB

TAZA Tutup Perjalanan 26° Rhapsody Lewat Summer Marché Vol. II

17 September 2026 - 11:55 WIB

ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM

17 September 2026 - 11:36 WIB

DRAMATIS! Persija Tekuk Persib 2-1 di SUGBK, Ivan Mamut Jadi Pahlawan di Menit Akhir, Macan Kemayoran Naik ke Posisi 2

12 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Nasional