Menu

Mode Gelap
ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta  Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria Nellava Perkenalkan Bullion Live Price Pertama di Indonesia, Dorong Revolusi Transparansi Investasi Emas

Jakarta

Aktivis L’66 minta Negara Serius tangani Pangan dan Benih.

Perbesar

Jakarta, DetakindonesiaNews – Group Diskusi Nasional (GDN) Eks Aktivis Angkatan ’66 (L’66); mengharapkan Pemerintah RI baru mendatang untuk lebih serius menangani urusan Pangan dengan membentuk kembali Kementerian Pangan yang membawahi Bulog, Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan.
Sejalan dengan itu GDN L’66 juga mengharapkan Pemerintahan baru dibawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuning Raka untuk lebih serius mengembangkan dan membangun Balai Benih, bibit unggul pertanian dan peternakan diseluruh Indonesia. Tata kelola amburadul dan keengganan membangun Balai benih dan bibit unggul ini, menyebabkan kebijakan impor lebih diutamakan dan lebih menguntungkan kelompok pengusaha tertentu (oligarki).

Peserta diskusi yang disenggarakan kemarin (31/07/24) disebuah Hotel dikawasan Menteng Jakarta Pusat ini, dihadiri sejumlah eks aktivis lintas generasi antara lain Angkatan ’66, Angkatan ’74, ’78 dan 85.
Ketua GDN L’66 Teddy Syamsuri mengatakan banyak permasalahan bangsa yang krusial dibahas dan forum ini dengan mengundang sejumlah tokoh negarawan untuk melahirkan suatu solusi.
Solusi tersebut disampaikan kepada instansi terkait dan Pimpinan Negara untuk ditindak lanjuti.
GDN L’66 berharap Pemerintahan baru Prabowo Sugianto dan Gibran Rakabuning Raka lebih peka terhadap semua masalah dan suara Hati Nurani Rakyat, sebagai mana yang pernah dicanangkan pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto yaitu Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan yang selalu termaktub dalam GBHN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PHI Group Gebrak Pasar Perkantoran dengan Luncurkan CoreSpace dan UrbanCore Building

6 Mei 2026 - 15:28 WIB

PERKOSMI Dukung Inovasi dan Masa Depan Industri Kecantikan Berkelanjutan di Indonesia

6 Mei 2026 - 14:46 WIB

United Tractors Perkuat Peran Perempuan melalui Edukasi dan Kesiapsiagaan Bencana

6 Mei 2026 - 07:35 WIB

Ciputra Hospital Citra Raya Tangerang Luncurkan MRI Modern, Dilengkapi Sajian Istimewa dari Hotel Ciputra Jakarta 

6 Mei 2026 - 03:05 WIB

Hansaplast Perkuat Solusi Perawatan Luka Anak lewat Peluncuran Aqua Protect Kids, Plester Anak 100% Tahan Air dengan Desain Ceria

5 Mei 2026 - 13:52 WIB

Trending di Nasional