Menu ✖

Mode Gelap
Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Bidik 95.000 Pengunjung dari 30 Negara, KRISTA InterFOOD 2026 Hadirkan 1.100 Peserta di PIK 2 Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun VIiral Dugaan Judi Meja Ikan-Ikan Di Mandau, Kinerja Kapolres Kampar Dipertanyakan : Razia Tak Membuahkan Hasil?

Jakarta

Aktivis L’66 minta Negara Serius tangani Pangan dan Benih.

Perbesar

Jakarta, DetakindonesiaNews – Group Diskusi Nasional (GDN) Eks Aktivis Angkatan ’66 (L’66); mengharapkan Pemerintah RI baru mendatang untuk lebih serius menangani urusan Pangan dengan membentuk kembali Kementerian Pangan yang membawahi Bulog, Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan.
Sejalan dengan itu GDN L’66 juga mengharapkan Pemerintahan baru dibawah pimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuning Raka untuk lebih serius mengembangkan dan membangun Balai Benih, bibit unggul pertanian dan peternakan diseluruh Indonesia. Tata kelola amburadul dan keengganan membangun Balai benih dan bibit unggul ini, menyebabkan kebijakan impor lebih diutamakan dan lebih menguntungkan kelompok pengusaha tertentu (oligarki).

Peserta diskusi yang disenggarakan kemarin (31/07/24) disebuah Hotel dikawasan Menteng Jakarta Pusat ini, dihadiri sejumlah eks aktivis lintas generasi antara lain Angkatan ’66, Angkatan ’74, ’78 dan 85.
Ketua GDN L’66 Teddy Syamsuri mengatakan banyak permasalahan bangsa yang krusial dibahas dan forum ini dengan mengundang sejumlah tokoh negarawan untuk melahirkan suatu solusi.
Solusi tersebut disampaikan kepada instansi terkait dan Pimpinan Negara untuk ditindak lanjuti.
GDN L’66 berharap Pemerintahan baru Prabowo Sugianto dan Gibran Rakabuning Raka lebih peka terhadap semua masalah dan suara Hati Nurani Rakyat, sebagai mana yang pernah dicanangkan pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto yaitu Trilogi Pembangunan dan Delapan Jalur Pemerataan yang selalu termaktub dalam GBHN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan

3 November 2026 - 14:19 WIB

Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

3 November 2026 - 13:20 WIB

Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang

3 November 2026 - 12:58 WIB

Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

2 November 2026 - 07:39 WIB

Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak

1 November 2026 - 05:37 WIB

Trending di Nasional