Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Berita

Afni Z Minta Peran Aktif Dunia Usaha Membangun Jalan dan Lingkungan Sosial.

Perbesar

Pekanbaru, Detak Indonesia News –  Bupati Siak, Afni Zulkifli, menghadiri Penyerahan Sertifikat/Rapor Proper Periode Penilaian Tahun 2023–2024 sekaligus Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaku Usaha dalam rangka Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah.

Acara dibuka oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, didampingi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, serta dihadiri para Bupati/Wali Kota dan pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah Provinsi Riau.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Serindit, Aula Gubernuran Kota Pekanbaru, Senin (16/6/2025).

Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sambutannya dan menyapa Bupati Siak Afni Zulkifli dengan menyebutnya sebagai “adik bungsu”, mengingat Afni kepala daerah terakhir di lantik dan termuda di Riau.

“Selamat datang, Bupati Siak Dr Afni Z, beliau ini adik bungsu kami, karena dia baru dilantik sedangkan Bupati/Walikota lain sudah dulu dilantik,” kata Wahid.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan juga menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Siak, dengan cepat meredakan konflik lahan di Siak dengan melakukan rapat mediasi bersama Forkopimda dan pihak terkait.

“Siak aman, karena baru dua pekan menjabat sudah ada dua kasus besar yang diselesaikan Bupati barunya. Seorang nahkoda itu harus melewati ombak-ombak,” kata dia.

“Nah, ini ombak pertama. Baru start, lepas tali, langsung dihantam ombak duluan. Dan insyaAllah, kita bersama Bupati Afni akan selesaikan untuk masyarakatnya,” sambung Kapolda.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengucapkan terima kasih dan menyambut baik perhatian dari dua petinggi Provinsi Riau itu.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama Gubernur dan Kapolda menghadiri kegiatan penyerahan penghargaan Proper serta penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah dan seluruh pelaku usaha di Provinsi Riau untuk taat terhadap asas-asas lingkungan,” ujar Afni.

Ia menyebutkan, kegiatan ini sangat berarti, apalagi mengingat salah satu dari dua kasus besar yang dihadapi Kabupaten Siak berkaitan langsung dengan dampak dari kegiatan dunia usaha.

“Tentunya, dampak dari dunia usaha ini haruslah memperhatikan aspek sosial dan lingkungan serta aspek lainnya, agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan lingkungan tetap terjaga demi kemajuan usaha tersebut,” harap Afni.

Lebih lanjut, Afni menekankan pentingnya menyikapi sacara arif dan bijak pernyataan Gubernur Riau terhadap peran serta pelaku usaha peduli dan ambil andil dalam menjaga dan membangunnya. Karena akses jalanan yang mereka lalui, merupakan jalan Provinsi dan Kabupaten.

Ia menyebutkan, saat ini kondisi jalan provinsi di Kabupaten Siak mengalami kerusakan parah, ada sekitar 35,53 persen atau sekitar 562,79 kilometer dalam kondisi rusak berat, serta 629,41 kilometer atau 39,72 persen tergolong jalan tidak mantap.

“Kami mengajak dunia usaha agar peduli dan memiliki kontribusi terhadap kondisi jalanan tersebut, sebagaimana yang dikatakan Gubernur Abdul Wahid,” kata dia.

Ia pun menegaskan, hal ini akan menjadi perhatian bersama, mengingat pentingnya peran aktif institusi terkait dalam mengawasi kendaraan over dimension over loading (ODOL).

Mereka melintasi jalan yang dibangun pemerintah dengan tonase besar dan beroperasi di daerah, untuk segera ditindaklanjuti dan ditertibkan.

“Bila perlu jalannya kita portal sebagai bentuk penyelamatan. Sebab, jalan ini dibangun menggunakan uang rakyat,” tutup Afni mengakhiri.

(INFOTORIAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita