Menu ✖

Mode Gelap
Bukan Sekadar Tempat Menginap, Vega Hotel Gading Serpong Hadirkan Weekend Experience: Dari Little Fire Fighter hingga BBQ Buffet Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sinergi Imigrasi-PSDKP Perketat Pengawasan Laut Indonesia, WNA dan Kapal Asing Jadi Sasaran Penindakan Andi Rianto Pilih Stevan Pasaribu untuk “Siapa Yang Tahan”, Angkat Cerita Toxic Relationship dan Pentingnya Menghargai Diri ASPPI DPD DKI Jakarta dan Ciputra Hospital menjalin kerja sama untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dengan layanan kesehatan melalui pengembangan medical tourism Aspirasi Publik Didengar! Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol Dari Australia ke Indonesia, DrRest Bawa Kasur Berbasis Riset 550 Pasien: Satu Konfigurasi untuk Jaga Tulang Belakang dan Kualitas Tidur

Nasional

Sinergi Imigrasi-PSDKP Perketat Pengawasan Laut Indonesia, WNA dan Kapal Asing Jadi Sasaran Penindakan

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 30 September 2026— Pemerintah memperkuat pengawasan kawasan maritim Indonesia melalui sinergi Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing (WNA), kapal asing, serta potensi praktik Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUU Fishing) di wilayah perairan Indonesia.

Penguatan koordinasi tersebut ditegaskan dalam dialog interaktif yang menghadirkan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, S.H., M.H., dan Direktur Jenderal PSDKP, Dr. Pung Nugroho Saksono. Sinergi kedua instansi dinilai menjadi bagian penting dalam merespons berbagai dinamika pelanggaran hukum di kawasan pesisir, pulau-pulau terluar, dan wilayah perairan Indonesia.

Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan pengawasan keimigrasian di wilayah maritim tidak cukup hanya dilakukan melalui pelabuhan-pelabuhan resmi. Pengawasan juga perlu diperkuat terhadap jalur masuk tidak resmi yang berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal.

“Pengawasan keimigrasian di wilayah maritim membutuhkan kolaborasi erat. Kami memastikan bahwa setiap orang asing yang beraktivitas di perairan Indonesia memiliki dokumen yang sah dan menaati aturan hukum yang berlaku,” ujar Hendarsam.

Sementara itu, Dirjen PSDKP Dr. Pung Nugroho Saksono menegaskan perlindungan sumber daya kelautan menjadi bagian penting dari upaya menjaga kepentingan negara. Menurutnya, koordinasi dengan Ditjen Imigrasi dapat memperkuat pengawasan dan penindakan terhadap kapal asing maupun anak buah kapal (ABK) asing yang diduga melanggar ketentuan wilayah dan hukum perikanan.

“PSDKP berada di garda terdepan pengawasan laut. Dengan dukungan keimigrasian, proses penindakan terhadap kapal asing dan penanganan ABK yang tertangkap tangan dapat dilakukan lebih cepat, terukur, dan sesuai prosedur hukum,” tegas Pung Nugroho.

Kolaborasi Ditjen Imigrasi dan Ditjen PSDKP tersebut menempatkan pengawasan terhadap orang, kapal, dan aktivitas pemanfaatan sumber daya laut sebagai bagian yang saling berkaitan. Penguatan sinergi di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang bagi aktivitas ilegal sekaligus mendukung perlindungan sumber daya kelautan Indonesia.

Dengan pengawasan yang semakin terintegrasi, pemerintah menargetkan penegakan hukum di wilayah maritim dapat berjalan lebih efektif. Upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan pengamanan wilayah dan penegakan aturan, tetapi juga perlindungan ekosistem laut serta keberlanjutan mata pencaharian nelayan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

ASPPI DPD DKI Jakarta dan Ciputra Hospital menjalin kerja sama untuk mengintegrasikan sektor pariwisata dengan layanan kesehatan melalui pengembangan medical tourism

30 September 2026 - 08:50 WIB

Aspirasi Publik Didengar! Ancol Pastikan Scream or Dance 2026 Tak Digelar di Kawasan Ancol

29 September 2026 - 07:36 WIB

Dari Australia ke Indonesia, DrRest Bawa Kasur Berbasis Riset 550 Pasien: Satu Konfigurasi untuk Jaga Tulang Belakang dan Kualitas Tidur

29 September 2026 - 06:07 WIB

Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta

27 September 2026 - 14:03 WIB

ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection

26 September 2026 - 04:54 WIB

Trending di Nasional