Menu

Mode Gelap
Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Jakarta Fair Kemayoran Kembali Digelar Mulai 11 Juni 2026, Siap Sambut Animo Masyarakat Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA OPPO Resmi Luncurkan OPPO A6c: Desain Stylish Premium, dengan Baterai Besar 7000mAh dan Performa Andal LABA BERSIH GZCO MELONJAK 72,4% PADA 2025, SIAP GELONTORKAN CAPEX Rp161 MILIAR UNTUK EKSPANSI DAN REPLANTING APPM RIAU LAPORKAN PERTAMINA DAN KSO TERKAIT PROYEK PENANGANAN LIMBAH B3 KE SKK MIGAS, DESAK BLACKLIST KONTRAKTOR BI Rate Naik ke 5,25%, Rumah123: Dampak ke Cicilan KPR Baru Terasa Akhir 2026 MD Pictures Rilis Final Poster & Trailer “402 Rumah Sakit Angker Korea”: Ketika Mistis Lokal Meneror Koridor Dunia United Tractors Pandu Engineering Raih Predikat Tertinggi pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

Nasional

LABA BERSIH GZCO MELONJAK 72,4% PADA 2025, SIAP GELONTORKAN CAPEX Rp161 MILIAR UNTUK EKSPANSI DAN REPLANTING

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 10 Juni 2026 – PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp107,6 miliar atau melonjak 72,41% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp62,41 miliar.

Peningkatan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih yang mencapai Rp872,99 miliar, naik 8,49% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp804,65 miliar. Di saat yang sama, beban pokok penjualan hanya meningkat 0,88%, sehingga laba kotor Perseroan melonjak 38,34% menjadi Rp226,28 miliar dari Rp163,56 miliar pada 2024.

Presiden Direktur PT Gozco Plantations Tbk, Kreisna Dewantara Gozali, mengatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi operasional dan pengelolaan biaya yang dijalankan Perseroan di tengah dinamika industri kelapa sawit.

“Peningkatan laba bersih pada 2025 merupakan hasil dari disiplin operasional, optimalisasi produktivitas kebun, serta penguatan efisiensi di seluruh lini bisnis. Kami akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini melalui peningkatan produktivitas dan investasi berkelanjutan,” ujarnya.

Dari sisi operasional, produksi tandan buah segar (TBS) inti pada 2025 mencapai 232.691 ton atau memenuhi 100% target yang telah ditetapkan. Sementara itu, produksi Palm Kernel (PK) mencapai 9.486 ton atau 103% dari target, sedangkan produksi Crude Palm Oil (CPO) terealisasi sebesar 42.924 ton atau 91% dari target tahunan.

Perseroan juga mencatatkan peningkatan produksi TBS inti menjadi 233 ribu ton pada 2025 dibandingkan 225 ribu ton pada 2024. Kinerja tersebut didukung oleh total areal tertanam seluas 15.949 hektare per akhir 2025, dengan 84% di antaranya telah memasuki fase tanaman menghasilkan.

Selain peningkatan volume produksi, kenaikan harga jual komoditas turut memberikan kontribusi terhadap kinerja perusahaan. Harga jual rata-rata CPO pada 2025 mencapai Rp14.427 per kilogram, meningkat dibandingkan Rp13.131 per kilogram pada tahun sebelumnya. Sementara harga jual rata-rata Palm Kernel mencapai Rp12.294 per kilogram.

Di tengah kinerja positif tersebut, Gozco tetap melanjutkan program penguatan fundamental bisnis. Perseroan mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp161 miliar pada 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk program penanaman baru, replanting, dan perawatan tanaman belum menghasilkan (TBM) senilai Rp93 miliar serta investasi aset tetap sebesar Rp68 miliar.

Manajemen menilai program replanting menjadi langkah strategis mengingat sekitar 31% tanaman menghasilkan Perseroan telah memasuki kategori tanaman tua dengan usia di atas 19 tahun.

Untuk tahun 2026, Perseroan menargetkan produksi TBS inti sebesar 230.800 ton, produksi CPO sebesar 41.800 ton, dan produksi Palm Kernel sebesar 8.550 ton. Hingga kuartal pertama 2026, realisasi produksi menunjukkan progres yang sejalan dengan rencana kerja tahunan perusahaan.

Di sisi keberlanjutan, Gozco juga terus memperkuat penerapan praktik perkebunan berkelanjutan. Pada 2025, anak usaha PT Cahya Vidi Abadi berhasil memperoleh Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), melengkapi sejumlah entitas Perseroan yang sebelumnya telah memperoleh sertifikasi serupa.

Dengan kinerja keuangan yang semakin solid, struktur liabilitas yang lebih sehat, serta dukungan investasi berkelanjutan pada aset produktif, PT Gozco Plantations Tbk optimistis dapat menjaga pertumbuhan usaha dan menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham serta seluruh pemangku kepentingan.

Highlight Kinerja 2025 :
• Penjualan Bersih: Rp872,99 miliar (+8,49% YoY)
• Laba Kotor: Rp226,28 miliar (+38,34% YoY)
• Laba Sebelum Pajak: Rp137,68 miliar (+70,04% YoY)
• Laba Bersih: Rp107,60 miliar (+72,41% YoY)
• Produksi TBS Inti: 232.691 ton (100% target)
• Produksi Palm Kernel: 9.486 ton (103% target)
• Capex 2026: Rp161 miliar
• Total Areal Tertanam: 15.949 hektare
• Total Ekuitas: Rp1,23 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BI Rate Naik ke 5,25%, Rumah123: Dampak ke Cicilan KPR Baru Terasa Akhir 2026

10 Juni 2026 - 04:35 WIB

United Tractors Pandu Engineering Raih Predikat Tertinggi pada Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026

9 Juni 2026 - 08:14 WIB

Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka

9 Juni 2026 - 04:11 WIB

65% Muslim Indonesia Belum Menabung Haji Secara Rutin, Muslim Pro dan Maybank Syariah Luncurkan Gerakan #YukHaji

8 Juni 2026 - 12:25 WIB

ASICS Global Running Day 2026 Hadir di 10 Kota Indonesia, Rayakan Semangat Lari dengan GEL-KAYANO™ 33

8 Juni 2026 - 10:53 WIB

Trending di Nasional