Menu

Mode Gelap
Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA PT Metropolitan Golden Management Rayakan 23 Tahun Melalui “Shaping Futu23” di Svvandara by Horison OPPO Resmi Luncurkan OPPO A6c: Desain Stylish Premium, dengan Baterai Besar 7000mAh dan Performa Andal Perkuat Konsep Living in Style, Agung Podomoro Hadirkan Fasilitas Club House di Seluruh Proyek Hunian di Indonesia POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PENDISTRIBUSIAN 30 PCS NARKOTIKA ETOMIDATE DI JAKARTA BARAT, 1 ORANG DIAMANKAN Polda Metro Jaya Jaga Keamanan Malam, Sisir Jalur Sepi di Jakbar-Jakpus Urus SKCK di Polda Metro Jaya, Warga Sebut Pelayanan Cepat dan Memuaskan Ditpolairud Polda Metro Dialog dengan Nelayan Kalibaru, Bahas Alat Tangkap hingga Limbah Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas SAMBUT HARI YANG PENUH BERKAH, DANKODAERAL III LAKSANAKAN SALAT IDUL ADHA DAN SAKSIKAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN

TNI/Polri

Ditpolairud Polda Metro Dialog dengan Nelayan Kalibaru, Bahas Alat Tangkap hingga Limbah

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya menggelar dialog bersama nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kegiatan digelar di Taman Anak Pesisir, Gang Manunggal 7, Kalibaru, Senin (25/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri PS Kasi Sidik Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya AKP M. Aldi K.A., Ka Markas Unit Patroli Cilincing IPDA Syamsul Bahri, Ketua KNTI Cilincing Jeni, pengurus Koperasi Angin Mamiri Bahari, serta nelayan pesisir Kalibaru.

Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara Ditpolairud Polda Metro Jaya dan masyarakat nelayan. Polisi ingin mendengar langsung persoalan yang dihadapi nelayan di wilayah pesisir.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mendengar langsung masukan dan keluhan masyarakat nelayan. Ditpolairud Polda Metro Jaya hadir untuk memberikan pelayanan, perlindungan, dan mencarikan solusi sesuai kewenangan,” ujar Kombes Mustofa.

Dalam dialog itu, nelayan menyampaikan sejumlah keluhan. Di antaranya soal penggunaan alat tangkap garok yang dinilai merusak terumbu karang, menurunnya hasil tangkapan, penyempitan wilayah tangkap, kebutuhan fasilitas docking bagang apung, hingga persoalan limbah industri.

Kombes Mustofa meminta nelayan segera melapor apabila menemukan dugaan pelanggaran atau tindak pidana di wilayah perairan. Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi aturan alat tangkap agar tidak terjadi konflik antar nelayan.

“Kalau ada kejadian atau dugaan pelanggaran, segera laporkan. Kami juga mendorong sosialisasi agar nelayan memahami alat tangkap yang diperbolehkan dan yang dilarang,” katanya.

Selain dialog dan sesi tanya jawab, kegiatan juga diisi dengan pembagian sembako kepada masyarakat nelayan. Ditpolairud Polda Metro Jaya berharap komunikasi dengan nelayan terus terjaga untuk menciptakan wilayah pesisir yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Jaga Keamanan Malam, Sisir Jalur Sepi di Jakbar-Jakpus

28 Mei 2026 - 09:16 WIB

Urus SKCK di Polda Metro Jaya, Warga Sebut Pelayanan Cepat dan Memuaskan

28 Mei 2026 - 09:10 WIB

Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas

28 Mei 2026 - 08:46 WIB

SAMBUT HARI YANG PENUH BERKAH, DANKODAERAL III LAKSANAKAN SALAT IDUL ADHA DAN SAKSIKAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN

28 Mei 2026 - 08:38 WIB

Jelang Puncak Haji, Wakapolri Perkuat Perlindungan Jemaah dengan Arab Saudi

24 Mei 2026 - 15:45 WIB

Trending di Internasional