Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

TNI/Polri

SINERGI TNI AL KODAERAL III DAN TIM GABUNGAN GAGALKAN PENYELUNDUPAN 16 TON PASIR TIMAH ILEGAL DI PIK 2

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 12 Mei 2026 – Komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan ekonomi serta melindungi sumber daya alam nasional kembali dibuktikan melalui keberhasilan Komando Komando Daerah TNI Angkatan Laut III (Kodaeral III) bersama tim gabungan dalam menggagalkan upaya penyelundupan kurang lebih 16 ton pasir timah ilegal di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Senin (11/5).

Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M., yang diwakili Wakil Komandan Kodaeral III Brigjen TNI (Mar) Dian Suryansyah, S.T., M.Tr.Hanla., M.M., menghadiri konferensi pers yang diselenggarakan di Lounge RI Matjan Tutul, Mako Komando Armada Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (12/5).

Panglima Koarmada RI, Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, mewakili Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memimpin Konferensi pers dan dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, beserta pimpinan instansi terkait dan jajaran Koarmada RI melalui video conference.

Dalam penjelasannya disampaikan bahwa keberhasilan penggagalan penyelundupan pasir timah ilegal tersebut merupakan bagian dari rangkaian keberhasilan TNI AL khususnya jajaran Koarmada RI dalam mengamankan berbagai tindak pelanggaran hukum di laut sepanjang Januari hingga Mei 2026, di antaranya penyelundupan pasir timah, narkotika, benih bening lobster (BBL), serta berbagai komoditas ilegal lainnya yang berpotensi merugikan negara.

Pengungkapan kasus bermula dari informasi intelijen terkait aktivitas pengiriman pasir timah ilegal melalui jalur laut di wilayah PIK 2.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI AL Kodaeral III, Satintelmar Pusintelal, Bais TNI, Kementerian ESDM, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, KSOP Tanjung Priok dan PT Pelindo melaksanakan pendalaman serta pengawasan di lokasi yang dicurigai. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa kurang lebih 16 ton pasir timah ilegal beserta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Operasi ini tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, namun juga menjadi implementasi nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam Indonesia.

Pada kesempatan terpisah, Dankodaeral III menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan unsur terkait atas keberhasilan operasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama, koordinasi dan pertukaran informasi intelijen yang berjalan efektif antar instansi.

“Keberhasilan prajurit Jalasena ini merupakan bukti nyata sinergitas dan respons cepat antar unsur terkait dalam menjaga wilayah maritim Indonesia dari berbagai praktik ilegal yang merugikan negara. TNI AL bersama seluruh stakeholder akan terus berkomitmen memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia,” ujar Dankodaeral III.

Saat ini, barang bukti dan pihak terkait telah diamankan guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan penyelundupan yang terlibat.

(Dispen Kodaeral III)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

22 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Sinergi Umaro dan Ulama Dinilai Perkuat Citra Humanis Polri di Tengah Masyarakat

22 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Hadapi Ancaman Hukum Modern, Kasad Dorong Penguatan Kompetensi Prajurit Hukum

21 Oktober 2026 - 09:23 WIB

TEGAS BERANTAS NARKOTIKA, DANKODAERAL III HADIRI PEMUSNAHAN BARANG BUKTI VAPE SENILAI RP 34,9 MILIAR

19 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Dugaan Jaringan Curanmor Jakarta-Lampung, Sita Revolver Rakitan dan 8 Butir Amunisi

13 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Trending di TNI/Polri