Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Nasional

Laba Bersih Tumbuh 52,9%, ARKO Sahkan Kinerja 2025 dan Ubah Struktur Manajemen dalam RUPST Tahun Buku 2025

Perbesar

Iwan Hadiantoro (Komisaris periode 2022-2025), Boy Gemino Kalauserang (Direktur periode 2022-2025), Terry Tando (Direktur), Ismu Nugroho (Direktur), Aldo Artoko (Direktur Utama), Ricky Hartono (Direktur), Arya Pradana Setiadharma (Komisaris Utama), Chinthya Theresa (Komisaris), Indarto (Komisaris)

 

Detakindonesianews.com, Jakarta, 9 April 2026 – PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu, 8 April 2026. RUPST kali ini menyetujui kelima mata acara rapat termasuk persetujuan Laporan Keuangan 2025 serta perubahan Dewan Komisaris dan Direksi.

Pada RUPST ini, Dewan Komisaris Perseroan menggarisbawahi tonggak peristiwa penting bagi Perseroan yakni keberhasilan Perseroan dalam mendapatkan Perjanjian Jual Beli Listrik (Power Purchase Agreement/PPA) Proyek Pongbembe (20 MW) sebagai proyek pembangkit tenaga listrik keenam dan terbesar milik Perseroan.

PPA ini berlaku selama 30 tahun terhitung sejak proyek mulai beroperasi dan diperkirakan akan beroperasi pada 2030. Estimasi produksi listriknya mencapai 97.218 MWh per tahun yang seluruhnya akan diserap oleh PLN.

Komisaris Utama Perseroan, Arya Pradana Setiadharma, mengungkapkan bahwa Perseroan mampu mencatatkan pendapatan sebesar Rp343,3 miliar sepanjang tahun 2025, atau meningkat 43,7% YoY. Dari sisi operasional, Perseroan mencatatkan produksi listrik sebesar 151,8 MWh pada tahun 2025 atau tumbuh sebesar 56,1% YoY, didukung oleh mulai beroperasinya Proyek Yaentu dan serta komitmen Perseroan dalam menjaga kesinambungan pasokan listrik. Kinerja operasional yang cemerlang tersebut membawa pertumbuhan laba bersih sebesar 52,9% YoY menjadi Rp63,9 miliar, dengan margin laba bersih yang naik menjadi 18,6% (+111 bps YoY) pada tahun 2025.

“Tidak hanya fokus pada pengembangan bisnis, lebih dari itu, Perseroan juga berkontribusi bagi Indonesia dengan melakukan pengurangan gas rumah kaca melalui proyek pembangkit listrik yang bersumber dari energi terbarukan. Sejak tahun 2017 hingga 2025, Perseroan berhasil mencatatkan reduksi emisi sebesar ±277.241 ton CO₂eq. Setelah Proyek Tomoni dan Proyek Pongbembe mulai beroperasi, kami memperkirakan total reduksi emisi akan bertambah ±181.503 ton CO₂eq per tahun. Dengan demikian, target Net Zero Emission pada 2060 dapat semakin cepat kita raih,” pungkas Arya.

Melalui RUPST ini, Perseroan turut mengumumkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi. RUPST menerima pengunduran diri Iwan Hadiantoro (Komisaris periode 2022-2025) dan Boy Gemino Kalauserang (Direktur periode 2022-2025) sehingga masa jabatan keduanya pada Perseroan berakhir sehubungan dengan penugasan keduanya di Grup Astra pada tahun ini. Seiring dengan perubahan tersebut, RUPST ini menyetujui pengangkatan Chinthya Theresa sebagai Komisaris serta Terry Tendo sebagai Direksi yang keduanya juga berasal dari Grup Astra.

Direktur Utama Perseroan, Aldo Artoko, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan oleh jajaran sebelumnya. “Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kontribusi Bapak Iwan Hadiantoro serta Bapak Boy Gemino Kalauserang selama masa jabatannya. Kami mendoakan kesuksesan dalam menjalankan amanah profesional selanjutnya,” ujar Aldo. Ia juga menyampaikan harapannya agar jajaran Dewan Komisaris dan Direksi yang baru dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan tata kelola perusahaan, serta mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan kinerja Perseroan ke depan. Dengan perubahan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris Perseroan:

Komisaris Utama : Arya Pradana Setiadharma

Komisaris : Chinthya Theresa

Komisaris : Indarto

Direksi Perseroan:

Direktur Utama : Aldo Artoko

Direktur : Ricky Hartono

Direktur : Ismu Nugroho

Direktur : Terry Tando

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional

4 November 2026 - 12:42 WIB

Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan

3 November 2026 - 14:19 WIB

Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

3 November 2026 - 13:20 WIB

Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang

3 November 2026 - 12:58 WIB

Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

2 November 2026 - 07:39 WIB

Trending di Nasional