Menu

Mode Gelap
Bupati HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab Murti Salma Kecam Dugaan Pelecehan Siswi oleh Oknum Guru di Pekanbaru VinFast Tandatangani Dua MoU untuk Memasok 20.000 Kendaraan Listrik Kepada Mitra Transportasi di Indonesia Mendag Budi Santoso dan Menhub Dudy Purwagandhi Sidak UMKM di KAI Services Stasiun Gambir, Sinyal Kuat Perluasan Pasar Produk Lokal di Transportasi Publik Kemala Run 2026 Bidik 10.000 Pelari di Bali, Total Hadiah Rp3,5 Miliar dan Usung Misi “Charity for Indonesia” untuk Korban Bencana Swiss-Belhotel Airport Jakarta Gelar Preview Event Ramadan 2026 dan Perkenalkan Paket Iftar “Cita Rasa Ramadan” Krista Exhibitions Paparkan Agenda Strategis 2026 dan Pastikan KRISTA INTERFOOD Digelar di NICE PIK 2, Fokus Perkuat Industri F&B dan HoReCa Nasional Dukung Gaya Hidup Aktif Perempuan Indonesia, ASICS Hadirkan Performance Life NAGINO™ Collection di Hari Perempuan Sedunia Angkat Mitos dan Tradisi Gelap, MBK Productions dan Drias Film Siap Rilis Film Horor Hajatan Setan Media Beritakota Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi Proyek MLFF tetap berlanjut, pemerintah mulai tahap pengujian Ramadan Lebih Tenang Bersama Kia, New Sonet Tawarkan Kenyamanan Berkendara “Jangan Anggap Sepele!” 80% Kasus Sleep Apnea Tak Terdeteksi, PDPI Bongkar Bahaya Dengkuran di Hari Tidur Sedunia 2026

Infotainment

Angkat Mitos dan Tradisi Gelap, MBK Productions dan Drias Film Siap Rilis Film Horor Hajatan Setan

Purnomo AMd,badge-check


					Angkat Mitos dan Tradisi Gelap, MBK Productions dan Drias Film Siap Rilis Film Horor Hajatan Setan Perbesar

Ari Irham hingga Asri Welas Hadapi Teror Ritual Desa yang Minta Tumbal

Detakindonesianews.com, Jakarta, 4 Maret 2026 – Film horor terbaru garapan MBK Productions dan Drias Film, Hajatan Setan, siap menghantui layar bioskop Indonesia. Film ini juga bekerjasama dengan distributor Mockingbird Pictures untuk ekspansi pemutaran film di luar Indonesia. Mengusung teror ritual desa yang penuh misteri dan rahasia turun-temurun, film ini menghadirkan deretan pemain film; Ari Irham, Alika Jantinia, Gisellma Firmansyah, Tanta Ginting, Indra Birowo, Asri Welas, Bima Zeno, Karina Suwandi, dan Sita Permata Sari.

Dari produser eksekutif Budi Yulianto dan produser Rendy Gunawan, dan Disutradarai oleh Bambang Drias dan Eko Kristianto, dengan naskah yang ditulis oleh Andhy Pulung, B.W. Purba Negara, Vidya T. Ariestya, dan Novia Anggi, Hajatan Setan memadukan elemen folk horror dengan drama sosial yang berakar pada kepercayaan kolektif masyarakat desa. Hajatan Setan mengeksplorasi sisi gelap sebuah hajatan desa yang dipercaya membawa kemakmuran.

Berlatar sebuah desa di Jawa, film ini mengikuti kepulangan seorang perempuan muda ke kampung halamannya setelah bertahun-tahun pergi. Kepulangan tersebut justru membuka kembali luka lama dan memicu rentetan peristiwa ganjil yang membuat warga diliputi kecurigaan dan ketakutan. Ketika satu per satu kejanggalan terjadi, muncul pertanyaan besar: apakah kemakmuran desa benar-benar datang tanpa pengorbanan?

Ari Irham mengungkapkan bahwa karakter yang ia perankan memiliki tekanan emosional yang kuat. “Yang membuat saya tertarik adalah bagaimana horornya terasa dekat dan personal. Ada trauma, ada tekanan sosial, dan itu membuat ketakutannya terasa nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Asri Welas menyebut film ini sebagai salah satu pengalaman horor paling intens dalam kariernya. “Begitu membaca naskahnya, saya langsung merinding. Ada momen-momen yang benar-benar membuat saya tidak nyaman. Istilah ‘hajatan setan’ sendiri sudah cukup menyeramkan, karena kita semua tahu hajatan itu identik dengan kebahagiaan, tapi di sini justru jadi sumber teror.”

Sutradara Bambang Drias menjelaskan bahwa istilah Hajatan Setan lahir dari ketika mulai mempertanyakan makna di balik sebuah tradisi. “Kami sering melihat hajatan sebagai simbol kebahagiaan dan kemakmuran. Tapi bagaimana kalau di balik itu ada harga yang harus dibayar?” ujarnya.

Eko Kristanto menambahkan bahwa pendekatan film ini dibuat sedekat mungkin dengan realitas agar terasa lebih mengusik. “Kami ingin penonton merasa ini bukan cerita yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Ketika satu desa percaya bahwa pengorbanan adalah bagian dari tradisi, horornya jadi terasa masuk akal, dan justru itu yang menjadi sumber horornya. Hajatan Setan bermain di wilayah itu: antara kepercayaan dan ketakutan.”

Dengan kombinasi ensemble cast lintas generasi dan premis yang provokatif, Hajatan Setan diprediksi menjadi salah satu film horor yang paling dinantikan tahun ini. Mengangkat isu tentang tradisi, stigma, dan pengorbanan, film ini menjanjikan pengalaman menegangkan sekaligus menggugah rasa ingin tahu.

Ikuti perkembangan terbaru film Hajatan Setan melalui akun media sosial resmi @filmhajatanfilm dan @driasfilm_ untuk mengetahui tanggal tayang resminya.
Bersiaplah, karena tidak semua perayaan berakhir dengan kebahagiaan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

RedDoorz Pacu Pertumbuhan di Indonesia dengan Tambahan 100 Hotel yang Dikelola Langsung dan Optimalkan AI

26 Februari 2026 - 13:13 WIB

Berbagi dan Berjejaring, Vega Hotel Gading Serpong Gelar Buka Puasa Anak Yatim dan Media Gathering

24 Februari 2026 - 04:55 WIB

Swiss-Belexpress Cideng, Tanah Abang Rayakan Kebersamaan Ramadan Dengan Cita Rasa Nusantara di “Kampung Ramadan”

20 Februari 2026 - 04:57 WIB

Grand Zuri BSD City Hadirkan “Blessings Beyond Cultures”, Perayaan Imlek & Ramadhan dalam Satu Harmoni 

19 Februari 2026 - 14:20 WIB

Menikmati Sunset saat berbuka di “Sundown at the Souk Arabia” Mercure Tangerang BSD City

19 Februari 2026 - 08:42 WIB

Trending di Infotainment