Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Nasional

Bupati HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab Murti Salma Kecam Dugaan Pelecehan Siswi oleh Oknum Guru di Pekanbaru

Perbesar

PEKANBARU, Detakindonesianews – Bupati Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab, Murti Salma, mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswi di Pekanbaru.

Peristiwa tersebut dinilai mencederai dunia pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para pelajar.

Murti Salma menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi, terlebih jika dilakukan oleh seorang tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan dan pelindung bagi para siswa di lingkungan sekolah.

“Kami mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswi. Dunia pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi ruang yang menimbulkan trauma bagi korban,” tegas Murti Salma.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional agar korban mendapatkan keadilan yang seharusnya.

Selain itu, Murti Salma meminta pihak terkait untuk mengambil langkah tegas terhadap oknum guru yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, termasuk menonaktifkan atau memberhentikan sementara selama proses hukum berlangsung.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta mendorong agar korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional

4 November 2026 - 12:42 WIB

Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan

3 November 2026 - 14:19 WIB

Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global

3 November 2026 - 13:20 WIB

Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang

3 November 2026 - 12:58 WIB

Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

2 November 2026 - 07:39 WIB

Trending di Nasional