Menu

Mode Gelap
11 Ribu Peserta Siap Meriahkan Kemala Run 2026 di Bali ISOPLUS Run Series 2026 Kembali Digelar di Jakarta dan Surabaya, Ajak 17.000 Pelari Indonesia Unlock Your Greatness Ketua Yayasan MADINAH Melki Sandria Jalin Kerja Sama dengan Dubes Palestina Abdallfattah A.K. Alsattari untuk Bantuan Gaza 402 Relawan Turun ke Lokasi Bencana, Menteri Dody Apresiasi Dedikasi Generasi Muda PU dalam Penanganan Bencana di Sumatera GERMAS PPA Riau Dukung Program Green Policing Polda Riau, Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Lingkungan myBCA International Java Jazz Festival 2026: 21 Tahun Java Festival Production Menghubungkan Generasi, Membuka Lembar Perayaan Berikutnya Indonesia – UNFPA Percepat Target SDGS Melalui Program Kerja Sama Siklus 11, 2026 – 2030 Diduga Jadi Korban Penipuan Oleh Suami Mantan Gadis Popular Semarak Peringatan Hari Kartini di Taman Impian Jaya Ancol  : Penguatan Peran Perempuan di Industri Wisata Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel 2.098 Personel Brimob di Stadion Presisi, Tekankan Sikap Disiplin dan Humanis Brimob Metro Jaya Sigap Bantu Pemadaman dan Amankan Lokasi Kebakaran Gedung Kemendagri Halal Bihalal KAI Commuter Bersama Stakeholder dan Media: Pengguna KRL Tembus 24,4 Juta, Lampaui Target Lebaran 2026

Nasional

Bupati HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab Murti Salma Kecam Dugaan Pelecehan Siswi oleh Oknum Guru di Pekanbaru

Perbesar

PEKANBARU, Detakindonesianews – Bupati Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab, Murti Salma, mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswi di Pekanbaru.

Peristiwa tersebut dinilai mencederai dunia pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para pelajar.

Murti Salma menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi, terlebih jika dilakukan oleh seorang tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan dan pelindung bagi para siswa di lingkungan sekolah.

“Kami mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswi. Dunia pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi ruang yang menimbulkan trauma bagi korban,” tegas Murti Salma.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional agar korban mendapatkan keadilan yang seharusnya.

Selain itu, Murti Salma meminta pihak terkait untuk mengambil langkah tegas terhadap oknum guru yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, termasuk menonaktifkan atau memberhentikan sementara selama proses hukum berlangsung.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta mendorong agar korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia – UNFPA Percepat Target SDGS Melalui Program Kerja Sama Siklus 11, 2026 – 2030

21 April 2026 - 08:50 WIB

Semarak Peringatan Hari Kartini di Taman Impian Jaya Ancol  : Penguatan Peran Perempuan di Industri Wisata

21 April 2026 - 06:51 WIB

Brimob Metro Jaya Sigap Bantu Pemadaman dan Amankan Lokasi Kebakaran Gedung Kemendagri

20 April 2026 - 16:41 WIB

Halal Bihalal KAI Commuter Bersama Stakeholder dan Media: Pengguna KRL Tembus 24,4 Juta, Lampaui Target Lebaran 2026

20 April 2026 - 11:26 WIB

Harga Emas Tetap Stabil, Nellava Bullion Jadi Pilihan di Tengah Lonjakan Pasar

19 April 2026 - 12:12 WIB

Trending di Nasional