Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Nasional

Bupati HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab Murti Salma Kecam Dugaan Pelecehan Siswi oleh Oknum Guru di Pekanbaru

Perbesar

PEKANBARU, Detakindonesianews – Bupati Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab, Murti Salma, mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswi di Pekanbaru.

Peristiwa tersebut dinilai mencederai dunia pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para pelajar.

Murti Salma menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi, terlebih jika dilakukan oleh seorang tenaga pendidik yang seharusnya menjadi teladan dan pelindung bagi para siswa di lingkungan sekolah.

“Kami mengecam keras dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap seorang siswi. Dunia pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang, bukan justru menjadi ruang yang menimbulkan trauma bagi korban,” tegas Murti Salma.

Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut secara transparan dan profesional agar korban mendapatkan keadilan yang seharusnya.

Selain itu, Murti Salma meminta pihak terkait untuk mengambil langkah tegas terhadap oknum guru yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, termasuk menonaktifkan atau memberhentikan sementara selama proses hukum berlangsung.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan tidak memberikan ruang bagi pelaku kekerasan seksual, khususnya di lingkungan pendidikan,” tambahnya.

HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut serta mendorong agar korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang layak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia

18 September 2026 - 14:29 WIB

Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam

18 September 2026 - 02:19 WIB

TAZA Tutup Perjalanan 26° Rhapsody Lewat Summer Marché Vol. II

17 September 2026 - 11:55 WIB

ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM

17 September 2026 - 11:36 WIB

DRAMATIS! Persija Tekuk Persib 2-1 di SUGBK, Ivan Mamut Jadi Pahlawan di Menit Akhir, Macan Kemayoran Naik ke Posisi 2

12 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Nasional