Menu

Mode Gelap
Gala Premiere Film ‘Dan Bandung’ Bikin Baper Jakarta! Setelahnya, Bandung Siap Dibuat Pecah di ‘Dan Bandung Day’ Indomaret Run 2026 Bidik 10.000 Pelari, PIK 2 Kembali Jadi Arena Sport Tourism, Pendaftaran Dibuka Serentak Mulai 7 Agustus SHARP Gebrak Pasar AC Premium, Luncurkan AIREST dengan Filter MERV 14 Pertama di Dunia, Usung Standar Baru Udara Sehat di Hunian Modern MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Tembus Peringkat 19 Dunia, Prudential Indonesia Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar Berstandar Global Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah Rayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Cita Rasa Nusantara di Hotel Ciputra Jakarta Tak Kenal Hipdut, Junior Roberts Menemukan Sisi Lain Popularitas lewat Garam Muda Rayakan HUT RI, Aplikasi ShopeePay Hadirkan Promo Rp17 untuk Berbagai Kebutuhan Sehari-hari

Riau

Aksi Ribuan Warga Bangun Jaya Ricuh, Masyarakat Desak Kepedulian Perusahaan dan Evaluasi Aparat

Perbesar

Rokan Hulu, Detak Indonesia News — Aksi unjuk rasa ribuan warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, memanas dan berujung kericuhan, Senin (21/07/2025). Aksi yang awalnya berlangsung damai berubah tegang saat masyarakat menuntut tanggung jawab perusahaan terkait pembangunan jalan desa yang dinilai sudah lama diabaikan.

Selama lebih dari 3,5 jam, massa menyuarakan tuntutan di jalan akses utama desa. Aksi kian memanas ketika massa menghadang mobil komando milik perusahaan. Bentrokan tak terelakkan, kaca depan mobil dilaporkan pecah dan pintu samping mengalami kerusakan. Tak hanya itu, warga juga mengaku kunci mobil komando dan beberapa kendaraan aksi termasuk truk pengangkut material disita oleh oknum aparat berseragam.

“Ironisnya, aksi yang dilindungi dengan izin resmi dari Polsek setempat malah diprovokasi oleh oknum yang diduga membekingi perusahaan,” ujar Riski Arya, orator aksi.

Massa juga menuding oknum aparat kepolisian, termasuk Kapolsek Tambusai Utara, berpihak kepada perusahaan dengan mendukung pengamanan alat berat milik korporasi yang hendak melintasi area aksi.

“Kami hadir di sini untuk membangun jalan desa kami sendiri, tapi justru dihalangi oleh oknum aparat. Polisi seharusnya mengayomi masyarakat, bukan melindungi kepentingan perusahaan,” seru Riski Arya dari atas mobil orasi.

Material Tumpah ke Jalan, Warga Luapkan Kekecewaan

Puncak ketegangan terjadi ketika sekitar 10 truk pengangkut material seperti semen dan batu dihadang warga dengan kayu balok. Sebagai bentuk kekecewaan, warga menumpahkan seluruh muatan ke badan jalan desa.

Kegiatan aksi turut disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat seperti Kapolsek AKP Tony Prawira, Kepala Desa Bangun Jaya Yusrianto, dan Camat Tambusai Utara Sunarji. Sayangnya, kehadiran para pejabat justru memicu perdebatan sengit di lokasi.

“Kami tidak ingin kerusuhan. Kami hanya ingin jalan desa ini dibangun. Tapi mengapa justru kami dihadang, sementara alat berat perusahaan dikawal ketat?” ucap salah satu warga peserta aksi.

Hingga sore hari, suasana mulai kondusif, meskipun beberapa warga masih bertahan di lokasi. Melalui orasi yang menggema, masyarakat mendesak evaluasi terhadap Kapolsek Tambusai Utara dan meminta pemerintah daerah serta penegak hukum bersikap netral serta berpihak kepada kepentingan rakyat.

Mediasi Dilakukan di Kantor Desa

Aksi berakhir dengan kesepakatan untuk menggelar dialog antara masyarakat, pihak perusahaan, dan perwakilan pemerintahan. Mediasi dilakukan di Kantor Desa Bangun Jaya, dihadiri oleh Camat Tambusai Utara, Kapolsek Tambusai Utara, Koramil Tambusai/Tambusai Utara, Polres Rokan Hulu, perusahaan terkait, serta kuasa hukum masing-masing pihak.

Warga berharap kesepakatan yang dicapai bukan hanya formalitas, melainkan diikuti tindakan nyata untuk mempercepat pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Penulis: Cakimin
Laporan: SKN | Detak Indonesia News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APPM RIAU LAPORKAN PERTAMINA DAN KSO TERKAIT PROYEK PENANGANAN LIMBAH B3 KE SKK MIGAS, DESAK BLACKLIST KONTRAKTOR

10 Juni 2026 - 08:56 WIB

SKANDAL Oknum MAMI : KTP Mantan LC Diduga Ditahan, Ketua Germas PPA Riau Sebut Bentuk Intimidasi dan Pelanggaran Hukum

8 Mei 2026 - 04:08 WIB

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

Riau Bentuk Satgas Anti Narkoba, Gubernur dan Kapolda Tegaskan Perang Tanpa Kompromi

25 April 2026 - 15:21 WIB

GERMAS PPA Riau Desak Pengusutan Tuntas Tragedi Ledakan Senjata Rakitan di Sekolah Siak

14 April 2026 - 06:10 WIB

Trending di Pekanbaru