Menu

Mode Gelap
Gala Premiere Film ‘Dan Bandung’ Bikin Baper Jakarta! Setelahnya, Bandung Siap Dibuat Pecah di ‘Dan Bandung Day’ Indomaret Run 2026 Bidik 10.000 Pelari, PIK 2 Kembali Jadi Arena Sport Tourism, Pendaftaran Dibuka Serentak Mulai 7 Agustus SHARP Gebrak Pasar AC Premium, Luncurkan AIREST dengan Filter MERV 14 Pertama di Dunia, Usung Standar Baru Udara Sehat di Hunian Modern MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Tembus Peringkat 19 Dunia, Prudential Indonesia Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar Berstandar Global Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah Rayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Cita Rasa Nusantara di Hotel Ciputra Jakarta Tak Kenal Hipdut, Junior Roberts Menemukan Sisi Lain Popularitas lewat Garam Muda Rayakan HUT RI, Aplikasi ShopeePay Hadirkan Promo Rp17 untuk Berbagai Kebutuhan Sehari-hari

Nasional

Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 14,87 Kg Sabu Jaringan Internasional pada Hari Bhayangkara ke-79

Perbesar

PEKANBARU, Detak Indonesia News Tepat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 14,87 kilogram yang diduga kuat berasal dari jaringan internasional.

Pengungkapan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Media Center Polda Riau, pada Rabu, 9 Juli 2025. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, didampingi oleh Dirresnarkoba Kombes Pol Putu Yudha Prawira, serta turut hadir Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto, Kasubdit III, dan Kasubbid Provos.

“Jumlah ini adalah bukti nyata bahwa peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius di wilayah Riau. Polda Riau berkomitmen penuh memberantas segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Jika satu saja warga terganggu, itu cukup bagi kami untuk bertindak tegas,” tegas Brigjen Pol Jossy Kusumo dalam pernyataannya.

Dirresnarkoba Kombes Pol Putu Yudha menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi yang dilakukan pada 1 Juli 2025 di Jalan Cipta Karya Ujung, Kabupaten Kampar, Riau. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan dua tersangka berinisial S (39) dan RAM (26), bersama 15 paket besar sabu dengan total berat mencapai 14,87 kilogram.

Selain narkotika, aparat juga menyita sejumlah barang bukti berupa 1 unit mobil Toyota Innova, 3 unit handphone, dan uang tunai sebesar Rp1,6 juta.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku mendapat perintah dari seseorang berinisial MF, yang kini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Mereka diminta untuk mengantar sabu dari Kampar menuju Kota Padang, Sumatera Barat, menggunakan sistem pengiriman yang tidak biasa.

“Sistem kerja mereka cukup unik. Pengantar dan penerima tidak saling mengenal, hanya menggunakan sistem titik koordinat. Ini sudah percobaan ketiga mereka, dan baru kali ini berhasil kita gagalkan,” jelas Kombes Putu Yudha.

Kedua tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Diperkirakan, nilai sabu yang berhasil diamankan mencapai Rp14,87 miliar. Keberhasilan ini diyakini telah menyelamatkan ribuan warga dari bahaya narkotika yang mengancam.

Ironisnya, berdasarkan pengakuan tersangka, mereka hanya menerima upah Rp5 juta (RAM) dan Rp7 juta (S). Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming uang.

“Jangan mudah tergoda. Sekecil apa pun keterlibatan, hukum akan ditegakkan. Ingat, masa depan dan nyawa jadi taruhannya,” tegas Anom.

Polda Riau menegaskan akan terus memperkuat upaya intelijen, serta operasi pemberantasan narkotika hingga ke akar-akarnya. Keberhasilan ini menjadi sinyal tegas bagi jaringan narkotika internasional bahwa wilayah Riau bukan tempat yang aman bagi kejahatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tembus Peringkat 19 Dunia, Prudential Indonesia Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar Berstandar Global

13 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana

13 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah

13 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Rayakan HUT RI, Aplikasi ShopeePay Hadirkan Promo Rp17 untuk Berbagai Kebutuhan Sehari-hari

13 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Merayakan Indonesia Lewat Aroma: Secret Garden Hadirkan Racikan Istimewa di Shopee 17.8 Festival Pilih Lokal

13 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Trending di Nasional