Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

TNI/Polri

Polres Metro Jakarta Utara Gelar “Minggu Kasih” di Gereja St. Kim Tae Gon Kelapa Gading

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta Utara – Polres Metro Jakarta Utara menggelar kegiatan Minggu Kasih di Gereja St. Kim Tae Gon, Kelapa Gading, pada Minggu (30/3/2025) pukul 10.20 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepolisian untuk mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat serta menyerap aspirasi warga.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran kepolisian dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polsek Kelapa Gading, termasuk Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu, S.IK, SH, MH, MIK. Selain itu, turut hadir pengurus Gereja St. Kim Tae Gon, yang dipimpin oleh Romo Tinus Kesar Yanto.

Dalam sambutannya, Romo Tinus memperkenalkan diri sebagai pemimpin baru di gereja tersebut. Ia juga menginformasikan bahwa pada 11 Mei 2025, Gereja St. Kim Tae Gon akan diresmikan sebagai paroki sendiri guna meningkatkan pelayanan kepada jemaat yang kini berjumlah sekitar 13.000 ribu orang.

Sementara itu, Wakapolres AKBP James Hutajulu menjelaskan bahwa Minggu Kasih merupakan program kepolisian untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, mengingat rasio jumlah anggota Polri dengan masyarakat masih jauh dari ideal.

“Kami membutuhkan dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan. Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami siap menerima saran, kritik, dan pengaduan dari masyarakat,” ujar AKBP James.

Dalam kesempatan ini, kepolisian juga menyampaikan berbagai fenomena sosial yang menjadi perhatian, di antaranya:

* Tawuran: Kepolisian mengajak keluarga, sekolah, dan tokoh agama untuk lebih aktif dalam pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam aksi tawuran yang berbahaya.

* Penyalahgunaan Narkoba: Polres Metro Jakarta Utara berhasil mengungkap 136 kasus narkoba. Kepolisian meminta dukungan masyarakat dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.

* Keamanan dan Kejahatan: Polri menyoroti faktor-faktor yang memicu kejahatan, seperti kurangnya sistem keamanan yang baik. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan bekerja sama dalam menjaga lingkungan.

Acara ini juga membuka sesi tanya jawab, di mana jemaat gereja menyampaikan berbagai pertanyaan dan keluhan, seperti:

1. Call Center 110: Ibu Yuli menanyakan cara kerja nomor darurat 110. Wakapolres menjelaskan bahwa layanan ini memiliki operator dan petugas yang siap merespons laporan warga sesuai dengan SOP yang berlaku.

2. Balapan Liar: Ibu Heni mengeluhkan maraknya balapan liar di sekitar Jalan Arteri Kelapa Gading. Kepolisian akan melakukan analisis dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi, termasuk pemasangan garis kejut di lokasi rawan.

3. Peran Ormas dalam Keamanan Gereja: Bapak Andi menanyakan mekanisme kehadiran organisasi masyarakat (ormas) dalam pengamanan gereja. Wakapolres menegaskan bahwa ormas diperbolehkan berpartisipasi selama tidak melakukan pemaksaan atau tindakan premanisme. Jika terjadi pelanggaran, masyarakat diminta segera melapor.

Kegiatan Minggu Kasih di Gereja St. Kim Tae Gon berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Kepolisian berharap kegiatan semacam ini dapat terus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.

Kegiatan ditutup dengan suasana yang penuh keakraban dan sinergi antara Polri dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia

19 Juni 2026 - 11:36 WIB

KODAERAL III ANTAR PUTRA TERBAIK BANGSA MENUJU LAPETAL MALANG

16 Juni 2026 - 04:02 WIB

BAKTI PRAJURIT KODAERAL III DALAM UPAYA BERIKAN TRAUMA HEALING BAGI KORBAN KEBAKARAN KEMAYORAN

7 Juni 2026 - 10:36 WIB

POLRI PERKUAT PEMBINAAN GENERASI MUDA MELALUI E-SPORT KAPOLRI CUP 2026

7 Juni 2026 - 10:29 WIB

Patroli Brimob PMJ dan Polres Amankan 3 Terduga Pengguna Sabu Saat Patroli Dini Hari di Jakarta Utara

5 Juni 2026 - 07:00 WIB

Trending di TNI/Polri