Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Ancol Akhirnya Resmikan Gerbang Baru ANCOL – JIS Menuju Integrasi Kawasan Ekosistem Jakarta Utara Giliran Bali, Extrajoss Ultimate Takeover Meriahkan CFD Renon dengan Parade Komunitas dan Hadiah Utama Sepeda Motor Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports di Kapolda Jateng Cup 2026 Polda Metro Jaya Siapkan 4.057 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta MILKLAB Gandeng Kafe-Kafe Independen Luncurkan Program Café Hopping “Sip, Explore, and Win” Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

TNI/Polri

TIM GABUNGAN F1QR LANAL DUMAI DAN SATGAS LANTAMAL I GAGALKAN PEMBERANGKATAN PMI NON PROSEDURAL DI MEDANG KAMPAI DUMAI

Perbesar

DetakIndonesiaNews.com, TNI AL Dumai,- Tim F1QR Lanal Dumai dan Satgas Lantamal l menyergap sebuah camp penampungan di Pesisir Pantai Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai yang diduga menjadi lokasi penjemputan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural yang akan berangkat ke Malaysia, Rabu (4/9/2024).

Dalam penindakan ini, Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Satgas Lantamal l berhasil mengamankan 29 orang yang terdiri dari 24 orang calon Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural serta 5 orang WNA (4 orang dari Myanmar dan 1 orang dari Malaysia).

Didapat informasi bahwa untuk satu orang PMI Non Prosedural yang akan diberangkatkan ke Malaysia dipatok biaya sebesar 1500 ringgit (sekitar 5 juta rupiah) serta Rp. 100.000 sebagai biaya tambahan ketika sampai di Pantai Pelintung Kecamatan Medang Kampai Dumai.

Komandan Lanal Dumai Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel menyampaikan bahwa keberhasilan Tim F1QR Lanal Dumai dalam mengungkapkan dan menggagalkan pemberangkatan PMI Non Prosedural di Pesisir Pantai Pelintung berawal dari informasi jaring agen yang kemudian dikembangkan dan ditindaklanjuti oleh Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai di lapangan.

“Setelah dilaksanakan pemeriksaan kesehatan, identitas, dan barang bawaan para Pekerja Migran Indonesia Non Prosedural tersebut diserahkan ke P4MI Kota Dumai, sedangkan untuk 5 orang WNA diserahkan ke pihak Imigrasi untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Danlanal Dumai.

(Pen Lanal Dumai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polda Metro Jaya Siapkan 4.057 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta

22 Juni 2026 - 08:45 WIB

Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia

19 Juni 2026 - 11:36 WIB

KODAERAL III ANTAR PUTRA TERBAIK BANGSA MENUJU LAPETAL MALANG

16 Juni 2026 - 04:02 WIB

BAKTI PRAJURIT KODAERAL III DALAM UPAYA BERIKAN TRAUMA HEALING BAGI KORBAN KEBAKARAN KEMAYORAN

7 Juni 2026 - 10:36 WIB

POLRI PERKUAT PEMBINAAN GENERASI MUDA MELALUI E-SPORT KAPOLRI CUP 2026

7 Juni 2026 - 10:29 WIB

Trending di TNI/Polri