Menu

Mode Gelap
PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Feel Koplo Guncang CFD Bekasi di Extrajoss Ultimate Takeover Menciptakan Generasi Unggul Berstandar Internasional, UT School Siapkan Talenta untuk Industri Global Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Jangan Lihat!” VISION+ Hadirkan “POTE”, Horor dengan Kutukan Mematikan: Saksi Kematian Jadi Target Berikutnya

Nasional

RedDoorz Bekali Talenta Muda Indonesia dengan Keterampilan Digital melalui Kuliah Praktisi

Perbesar

Mahasiswa dari STIE Malangkucecwara, Politeknik Negeri Malang, dan Universitas Telkom Surabaya turut berpartisipasi dalam program Kuliah Praktisi Batch 4 bersama Andri Wijaya, Sales Agent Manager RedDoorz.

 

Detakindonesianews.com, Jakarta, 20 Mei 2026 – Berdasarkan rilis dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) 2022-2025, Indonesia setidaknya membutuhkan sembilan juta tenaga profesional di sektor digital pada tahun 2030. Seiring perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), kebutuhan talenta digital di Indonesia diperkirakan mencapai 600 ribu orang setiap tahunnya. Pemerintah pun mengakui bahwa terdapat celah antara kebutuhan dan ketersediaan talenta digital.

Berangkat dari hal ini, RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi multi-brand terkemuka di Asia Tenggara, menyelenggarakan program Kuliah Praktisi sebagai bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa aktif dari berbagai disiplin ilmu terkait ekonomi digital dengan materi yang dibawakan langsung oleh praktisi atau mentor yang merupakan karyawan aktif RedDoorz.

Melalui program ini, mahasiswa mendapatkan wawasan terkait pemasaran digital, komunikasi pemasaran, social commerce, hingga manajemen pengelolaan hotel yang menjadi inti bisnis RedDoorz. Program ini juga memberikan pengalaman langsung terkait praktik bisnis digital melalui berbagai inisiatif perusahaan, termasuk program RedSeller.

“Hingga saat ini, sudah terdapat 20 kampus yang ikut serta dalam program Kuliah Praktisi bersama RedDoorz, dengan total 361 mahasiswa yang terbagi dalam empat batch (angkatan) yang sudah berpartisipasi,” ujar Ratih Wiyanti Gatari, Regional Head Sales RedDoorz.

Ratih juga menambahkan bahwa program ini berlangsung selama 4-6 bulan dengan rincian materi perkuliahan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. Mulai dari analisis data, desain grafis, copywriting, sales and marketing, serta tugas akhir dan kunjungan ke properti RedDoorz untuk memperkuat pembelajaran di kelas.

“Program ini diawali dengan online learning yang berfokus pada digital marketing dan bisnis digital, dilanjutkan dengan project sales call dan flyering untuk mengasah desain grafis, videografi, dan komunikasi pemasaran. Selanjutnya, peserta mengerjakan studi kasus di sektor properti untuk memperkuat komunikasi dan manajemen, sebelum ditutup dengan final project sebagai output akhir program,” tambah Ratih.

Muhammad Bintang Darma, mahasiswa dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang sudah selesai mengikuti program ini mengakui bahwa ia mendapat pengalaman berharga yang langsung didapatkan dari praktisi di bidang hospitality dan digital marketing. “Saya sangat mengapresiasi adanya program ini. Program ini sangat aplikatif bagi mahasiswa aktif karena kami tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman langsung di lingkungan kerja yang profesional dan suportif, khususnya di bidang pengelolaan hotel dan pemasaran digital. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika terjun ke dunia kerja kelak,” ujar mahasiswa peserta batch satu ini.

Menyadari pentingnya kolaborasi institusi pendidikan dan peran pelaku industri dalam meningkatkan kapasitas SDM dalam negeri, RedDoorz akan terus memperluas program ini dengan menggandeng lebih banyak perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Indonesia memiliki salah satu talenta terbesar di Asia Tenggara, sementara RedDoorz memiliki lebih dari 4.300 mitra properti di seluruh pasar operasionalnya. Kami percaya kolaborasi ini dapat menciptakan dampak positif, baik bagi pengembangan keterampilan digital talenta muda Indonesia maupun pertumbuhan bisnis kami,” tutup Ratih.

Informasi lebih lanjut mengenai program dan kerja sama ini dapat dilihat di bio Instagram resmi RedSeller RedDoorz https://www.instagram.com/redsellerid/ atau menghubungi kontak resmi RedSeller di nomor (+62)858-1422-4641.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Feel Koplo Guncang CFD Bekasi di Extrajoss Ultimate Takeover

21 September 2026 - 14:01 WIB

Menciptakan Generasi Unggul Berstandar Internasional, UT School Siapkan Talenta untuk Industri Global

21 September 2026 - 05:19 WIB

Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029

20 September 2026 - 03:00 WIB

Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia

18 September 2026 - 14:29 WIB

Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam

18 September 2026 - 02:19 WIB

Trending di Nasional