Menu

Mode Gelap
IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung Vega Hotel Gading Serpong Dorong Kreativitas Anak Lewat Coloring Competition 2026 Istana Merdeka Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pesta Rakyat hingga Atraksi Rafale Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-81, Ancol Gratiskan Tiket Masuk 17 Agustus dan Gelar “Merdekaria: The People’s Celebration” Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur Keselamatan jadi Budaya, United Tractors Raih Indonesia Safety Excellence Award 2026 Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

Nasional

Majelis Adat Dayak Nasional Desak Keterwakilan Dayak di Kabinet Prabowo-Gibran: Pernyataan Sikap dan Konferensi Pers

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta 18 Oktober 2024 – Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), Dewan Adat Dayak (DAD) se-Indonesia, dan organisasi masyarakat Dayak se-Kalimantan menggelar konferensi pers hari ini di Seasons City, Restoran P4, Jakarta Barat, untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait ketidakhadiran putra-putri Dayak dalam Kabinet Prabowo-Gibran periode 2024-2029.

Acara ini dihadiri oleh lebih dari 50 media yang diundang atas permintaan MADN, yang menerima surat terbuka serta dukungan dari masyarakat dan organisasi Dayak di Kalimantan. Perwakilan dari DAD provinsi dan kabupaten di lima provinsi di Pulau Kalimantan juga hadir dalam acara ini.

Dalam pernyataan sikap yang dibacakan oleh Tamunan Kiting, SE., MM., CPM. CTM, Ketua DAD DKI, MADN menyoroti beberapa poin penting. Pertama, mereka menekankan bahwa perpindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan merupakan momentum strategis untuk memperkuat peran Bangsa Dayak dalam pembangunan nasional. Sebagai tuan rumah Ibu Kota yang baru, masyarakat Dayak berharap keterlibatan yang lebih signifikan dalam pemerintahan.

Kedua, MADN menyinggung kontribusi besar Kalimantan dalam pendapatan negara, namun keterwakilan putra-putri Dayak di pemerintahan, terutama di tingkat nasional, masih belum sejalan dengan kontribusi tersebut.

Ketiga, MADN menegaskan bahwa Bangsa Dayak memiliki banyak putra-putri terbaik dengan potensi, dedikasi, dan integritas yang tinggi. Mereka layak diberikan kesempatan untuk berkontribusi secara langsung dalam pembangunan bangsa melalui jabatan di pemerintahan Pusat.

Keempat, MADN mengingatkan bahwa masyarakat Kalimantan memberikan dukungan kuat kepada pasangan Prabowo-Gibran pada pemilu lalu dengan memberikan lebih dari 60% suara. Dukungan ini seharusnya menjadi pertimbangan bagi pemerintah dalam memberikan keterwakilan yang layak bagi putra-putri Dayak.

Terakhir, MADN menilai ketidakhadiran putra-putri Dayak dalam kabinet sebagai bentuk ketidakadilan yang harus diperbaiki. Mereka menegaskan bahwa banyak tokoh Dayak yang kompeten dan berpengalaman yang layak mengisi posisi di kabinet.

Sebagai bentuk desakan, MADN mengajukan beberapa tokoh Dayak untuk mengisi jabatan menteri dalam Kabinet Prabowo-Gibran:

– Dr. Drs. Marthin Billa, MM

– Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, SH., M. Si,

– DR. H. Syaharie Jaang, SH, M.Si, MH

– Tamunan Kiting, SE., MM CPM., CTM

 

“Kami berharap pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran dapat mempertimbangkan usulan ini demi keseimbangan dan keadilan bagi semua elemen bangsa, khususnya masyarakat Dayak yang telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia,” ujar Mikael Pai, S.Sos., MAP, Bendahara Umum MADN.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi Dayak, termasuk:

– Mikael Pai, S. Sos, MAP, Bendahara Umum MADN sebagai ketua Acara

– Tamunan Kiting, SE,. MM., CPM. CTM, Ketua DAD DKI, yang membaca press lelease

– Albinus Milu, S. Th., M. Pd. K, Wakil Bendahara Umum MADN

– Lawadi Nusah, Sekum DAD DKI JAKARTA, sebagai MC

– Jelani Christo, SH., MH, Ketua LBH MADN

– Agus Wijaya, SH., MH, Wakil LBH MADN

– Dr. Fetrus, SH., MH, Ketua FPKB

– Gadson, SH, Perwakilan kalteng

– Fren Lahang, perwakilan Kal-Tim

Pernyataan sikap ini menjadi sorotan penting dalam konteks politik nasional dan menunjukkan tuntutan masyarakat Dayak untuk mendapatkan representasi yang lebih adil di pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keselamatan jadi Budaya, United Tractors Raih Indonesia Safety Excellence Award 2026

24 Agustus 2026 - 11:01 WIB

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global

23 Agustus 2026 - 12:45 WIB

IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung

22 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan

22 Agustus 2026 - 05:48 WIB

EDRR INDONESIA 2026 SUKSES DIGELAR, DORONG KOLABORASI NASIONAL UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG LEBIH TANGGUH

21 Agustus 2026 - 03:27 WIB

Trending di Nasional