Menu

Mode Gelap
Maxim Gandeng Yayasan Cheshire Indonesia, Buka Peluang Kerja Tanpa Komisi bagi Penyandang Disabilitas KRISTA InterFOOD 2026 Resmi Diluncurkan di NICE PIK 2, Perkuat Posisi sebagai Platform Strategis Industri F&B Indonesia Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA SHOW Token Masuk Industri Film Indonesia, Siapkan Pendanaan US$100 Juta untuk 30 Produksi Nasional MCorp Dorong Transformasi Sales B2B Lewat Pendekatan Augmented Human  Kementerian Haji dan Umrah RI Dorong Transformasi Layanan Haji di International Islamic Expo 2026 Partai Rakyat Indonesia Resmi Lantik DPP Jurnalis dan Influencer Rakyat Indonesia 2026–2030, Perkuat Profesionalisme Pers Aplikasi ShopeePay Resmi Gandeng ATM BCA Hadirkan Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu dan Tanpa Biaya Admin

Berita

Lapas Pekanbaru terima Kunjungan Tim Survey BPJS dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru

Perbesar

Pekanbaru, ( DIN ) – BPJS Kesehatan memiliki peran sentral dalam mewujudkan sistem jaminan sosial bidang kesehatan. Memberikan perlindungan dan akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat. Sehingga bagi masyarakat yang sudah terdaftar dapat menggunakan layanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS.

Hal ini tentunya dapat diberlakukan kepada warga binaan pemasyarakatan yang nota bene juga bagian dari masyarakat itu sendiri. Di Lapas Pekanbaru Saat ini WBP yang sudah terdaftar di BPJS kesehatan kurang lebih sebanyak tiga puluh persen dan secara bertahap akan terus ditingkatkan. Oleh sebab itu untuk memudahkan dalam proses layanan kesehatan terhadap WBP tersebut klinik pratama Lapas Pekanbaru akan dijadikan sebagai FASKES tingkat pertama.

Dalam rangka menindak lanjuti permohonan itu pihak BPJS dan Dinas kesehatan kota Pekanbaru melakukan survey ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk meninjau dan menyampaikan segala persyaratan yang dipenuhi agar Klinik Pratama Lapas Pekanbaru dapat dijadikan sebagai faskes tingkat pertama.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong menyambut baik kunjungan tersebut, mengingat jumlah warga binaan Lapas pekanbaru yang banyak tentunya bisa terbantu untuk berobat bila mengalami sakit menggunakan layanan BPJS dengan Klinik Pratama sebagai faskesnya ”. Ucapnya.

Hal tersebut dengan sendirinya akan memberikan kepastian hukum terhadap kewajiban memberikan pelayanan kesehatan seoptimal mungkin kepada setiap warga binaan pemasyarakatan sehingga tujuan pemasyarakatan tercapai dengan baik ”. Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sorotan Keras! Balita dan Anak di Bawah Umur Terpantau Hingga Pukul 23.00 di Kafe Laksamana Muda, Ketua GERMAS PPA Riau: Cederai Komitmen Riau Layak Anak

3 Mei 2026 - 11:53 WIB

IKKS Riau Didorong Aktifkan Wisma Jalur, Suhardiman Soroti Peran Ekonomi Perantau

14 Maret 2026 - 19:05 WIB

Menebar Berkah Ramadhan, PT. Golden Satya Perkasa Kolaborasi Dengan Germas PPA Riau Santuni Anak-anak Berkebutuhan Khusus di Perawang

14 Maret 2026 - 16:22 WIB

Kuansing Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih, Ekonomi Desa Diharapkan Bangkit

13 Maret 2026 - 19:34 WIB

DWP Kuansing Hadirkan Kepedulian Ramadan Lewat Aksi Berbagi Takjil

13 Maret 2026 - 12:41 WIB

Trending di Berita