Menu

Mode Gelap
Gala Premiere Film ‘Dan Bandung’ Bikin Baper Jakarta! Setelahnya, Bandung Siap Dibuat Pecah di ‘Dan Bandung Day’ Indomaret Run 2026 Bidik 10.000 Pelari, PIK 2 Kembali Jadi Arena Sport Tourism, Pendaftaran Dibuka Serentak Mulai 7 Agustus SHARP Gebrak Pasar AC Premium, Luncurkan AIREST dengan Filter MERV 14 Pertama di Dunia, Usung Standar Baru Udara Sehat di Hunian Modern MILKLAB Meriahkan Coffee Culture Jakarta Lewat Program Coffee Rave dan Café Hopping “Sip, Explore, and Win” TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia Tembus Peringkat 19 Dunia, Prudential Indonesia Perkuat Kompetensi Tenaga Pemasar Berstandar Global Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah Rayakan Kemerdekaan Indonesia dengan Cita Rasa Nusantara di Hotel Ciputra Jakarta Tak Kenal Hipdut, Junior Roberts Menemukan Sisi Lain Popularitas lewat Garam Muda Rayakan HUT RI, Aplikasi ShopeePay Hadirkan Promo Rp17 untuk Berbagai Kebutuhan Sehari-hari

Berita

Lapas Pekanbaru terima Kunjungan Tim Survey BPJS dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru

Perbesar

Pekanbaru, ( DIN ) – BPJS Kesehatan memiliki peran sentral dalam mewujudkan sistem jaminan sosial bidang kesehatan. Memberikan perlindungan dan akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat. Sehingga bagi masyarakat yang sudah terdaftar dapat menggunakan layanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS.

Hal ini tentunya dapat diberlakukan kepada warga binaan pemasyarakatan yang nota bene juga bagian dari masyarakat itu sendiri. Di Lapas Pekanbaru Saat ini WBP yang sudah terdaftar di BPJS kesehatan kurang lebih sebanyak tiga puluh persen dan secara bertahap akan terus ditingkatkan. Oleh sebab itu untuk memudahkan dalam proses layanan kesehatan terhadap WBP tersebut klinik pratama Lapas Pekanbaru akan dijadikan sebagai FASKES tingkat pertama.

Dalam rangka menindak lanjuti permohonan itu pihak BPJS dan Dinas kesehatan kota Pekanbaru melakukan survey ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk meninjau dan menyampaikan segala persyaratan yang dipenuhi agar Klinik Pratama Lapas Pekanbaru dapat dijadikan sebagai faskes tingkat pertama.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong menyambut baik kunjungan tersebut, mengingat jumlah warga binaan Lapas pekanbaru yang banyak tentunya bisa terbantu untuk berobat bila mengalami sakit menggunakan layanan BPJS dengan Klinik Pratama sebagai faskesnya ”. Ucapnya.

Hal tersebut dengan sendirinya akan memberikan kepastian hukum terhadap kewajiban memberikan pelayanan kesehatan seoptimal mungkin kepada setiap warga binaan pemasyarakatan sehingga tujuan pemasyarakatan tercapai dengan baik ”. Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Seru Bermain di Dufan, Rayakan Hari Anak Nasional 2026 dengan Penuh Keceriaan

25 Juli 2026 - 08:58 WIB

PRO AVL Indonesia 2026 Hadirkan 60 Brand Global dari 12 Negara, Perkuat Peluang Bisnis dan Inovasi Industri Audio Visual Indonesia

24 Juli 2026 - 12:57 WIB

DUMA Karya Awards 2026 Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Kompetisi Desain Berbasis WPC di Indonesia

24 Juli 2026 - 12:33 WIB

JIPS 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 120 Peserta dan 20 Lebih Program Bagi Para Pecinta Hewan

4 Juli 2026 - 13:25 WIB

Trending di Berita