Menu ✖

Mode Gelap
All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

Berita

Lapas Pekanbaru terima Kunjungan Tim Survey BPJS dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru

Perbesar

Pekanbaru, ( DIN ) – BPJS Kesehatan memiliki peran sentral dalam mewujudkan sistem jaminan sosial bidang kesehatan. Memberikan perlindungan dan akses layanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat. Sehingga bagi masyarakat yang sudah terdaftar dapat menggunakan layanan kesehatan yang disediakan oleh BPJS.

Hal ini tentunya dapat diberlakukan kepada warga binaan pemasyarakatan yang nota bene juga bagian dari masyarakat itu sendiri. Di Lapas Pekanbaru Saat ini WBP yang sudah terdaftar di BPJS kesehatan kurang lebih sebanyak tiga puluh persen dan secara bertahap akan terus ditingkatkan. Oleh sebab itu untuk memudahkan dalam proses layanan kesehatan terhadap WBP tersebut klinik pratama Lapas Pekanbaru akan dijadikan sebagai FASKES tingkat pertama.

Dalam rangka menindak lanjuti permohonan itu pihak BPJS dan Dinas kesehatan kota Pekanbaru melakukan survey ke Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk meninjau dan menyampaikan segala persyaratan yang dipenuhi agar Klinik Pratama Lapas Pekanbaru dapat dijadikan sebagai faskes tingkat pertama.

Kalapas Kelas IIA Pekanbaru Erwin Fransiskus Simangunsong menyambut baik kunjungan tersebut, mengingat jumlah warga binaan Lapas pekanbaru yang banyak tentunya bisa terbantu untuk berobat bila mengalami sakit menggunakan layanan BPJS dengan Klinik Pratama sebagai faskesnya ”. Ucapnya.

Hal tersebut dengan sendirinya akan memberikan kepastian hukum terhadap kewajiban memberikan pelayanan kesehatan seoptimal mungkin kepada setiap warga binaan pemasyarakatan sehingga tujuan pemasyarakatan tercapai dengan baik ”. Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

OBH YHRS Terima Penghargaan Sebagai Posbakum Terbaik se-Riau

3 September 2026 - 15:04 WIB

Dugaan Gudang Penimbunan dan Pengolahan BBM Ilegal Oplosan Miliki Yuda di Siak Jadi Sorotan, Warga Minta Aparat Bertindak

29 Agustus 2026 - 07:43 WIB

TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

21 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

TAZA IMPACT Hadirkan Ruang Diskusi “Becoming Muslim in Borderless World”, Sekaligus Peluncuran Buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas dari Fitya Center

25 Juli 2026 - 14:28 WIB

Trending di Berita