Menu ✖

Mode Gelap
All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

Berita

Klarifikasi: Isu Suap Oknum Babinsa Koramil 04/Rupat Terbantah

Perbesar

PEKANBARU, Detak Indonesia News – Beredar kabar yang menyebut adanya oknum Babinsa dari Koramil 04/Rupat diduga melakukan praktik suap kepada sejumlah oknum wartawan. Namun, informasi tersebut terbantah setelah dilakukan penelusuran dan klarifikasi dari berbagai pihak terkait.

Peristiwa bermula pada Kamis (22/8/2025), ketika seorang sopir berinisial AS yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk PT Sumatera Riang Lestari (SRL) merasa terancam karena dikejar sekelompok orang tidak dikenal di wilayah Rupat. Sebelum insiden itu, AS sempat menurunkan BBM sebanyak 35 liter ke dalam jeriken milik seorang mandor berinisial AND.

Merasa terintimidasi dan khawatir keselamatannya, AS kemudian menghubungi ABT, Babinsa Koramil 04/Rupat, untuk meminta pertolongan.
“Saya tidak mengenal orang-orang yang mengejar saya, rasanya seperti saya seorang penjahat. Makanya saya hubungi Bang ABT. Kalau soal minyak dalam jeriken itu, itu milik mandor saya, bukan dari tangki mobil,” ujar AS melalui sambungan telepon WhatsApp.

ABT sendiri sempat dimintai klarifikasi oleh pihak Staf Intel Korem 031/Wira Bima. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kehadirannya semata-mata karena panggilan warga yang membutuhkan perlindungan.
“Saya ini Babinsa 04/Rupat, tugas saya membantu masyarakat. Saat itu AS menghubungi saya karena merasa diintimidasi oleh sekelompok orang tak dikenal. Jadi saya datang untuk memastikan situasi kondusif,” jelas ABT saat ditemui di ruang Staf Intel Korem 031/WB, Rabu (27/8/2025).

Terkait pemberian uang Rp500 ribu yang sempat menimbulkan tuduhan suap, ABT membantah keras.
“Itu bukan suap. Uang itu hanya untuk membayar makan dan minum di warung kopi tempat kami bertemu. Saya prajurit, bukan pengusaha ilegal. Tidak ada untungnya bagi saya menyuap mereka,” tegasnya.

Komandan Koramil 04/Rupat, Lettu Inf Budiamsyah, juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa tuduhan adanya praktik suap maupun keterlibatan TNI dalam membekingi mafia BBM adalah fitnah.
“Ya benar, ABT adalah anggota Babinsa kita. Tapi tuduhan itu tidak benar. BBM yang diangkut adalah milik PT SRL dan resmi, lengkap dengan dokumennya. Tugas TNI adalah melindungi seluruh masyarakat, bukan membekingi pihak tertentu,” katanya melalui sambungan telepon.

Hal senada juga disampaikan perwakilan PT SRL yang enggan disebut namanya. Ia memastikan bahwa seluruh armada pengangkut BBM non-subsidi milik perusahaannya memiliki dokumen resmi.
“Waktu itu ada lima unit mobil pengangkut. Semuanya resmi dan tidak ada kegiatan ilegal. Segel (licis) tangki juga masih utuh. Kalau ada muatan yang berkurang, perusahaan tidak akan menerima karena pembayaran sesuai tonase pesanan,” ungkapnya.

Menanggapi pemberitaan yang dinilai tidak berimbang, pihak Danramil 04/Rupat berencana melaporkan hal ini kepada Dewan Pers.
“Ini menyangkut nama baik institusi TNI. Kami akan laporkan agar ke depan pemberitaan lebih berimbang dan sesuai UU Pers Nomor 40 Tahun 1999. Kami menghormati tugas wartawan dan keterbukaan informasi publik, tapi pemberitaan harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku,” tutup Danramil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda Metro Jaya Berikan Penghargaan kepada Tiga Anggota yang Berdedikasi Bantu Masyarakat

23 September 2026 - 03:49 WIB

Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026

21 September 2026 - 05:10 WIB

DVI POLRI BERHASIL IDENTIFIKASI 9 KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8, SELURUHNYA TELAH DISERAHKAN KEPADA KELUARGA

19 September 2026 - 14:38 WIB

HUT KE 81 TNI AL, DANKODAERAL III HADIRI ZIARAH NASIONAL DI TMPNU KALIBATA 

7 September 2026 - 10:10 WIB

Polri Terus Perkuat Pelayanan Warga di Pengungsian Gunung Sinabung

3 September 2026 - 15:20 WIB

Trending di TNI/Polri