Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Forum Ekonomi Hijau IKA Unpad Serukan Aksi Nyata Percepat Transisi Rendah Karbon Abang None Cilik Mercure Jakarta Sabang hadir kembali dengan kegiatan keluarga yang beragam Dog Community Gathering Satukan Komunitas Pecinta Anjing Jelang Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 KODAERAL III ANTAR PUTRA TERBAIK BANGSA MENUJU LAPETAL MALANG Laporan Dugaan Pelanggaran WNA Mengendap Sejak 2022, Massa Desak Imigrasi dan KPK Bertindak Transparan

Nasional

Forum Ekonomi Hijau IKA Unpad Serukan Aksi Nyata Percepat Transisi Rendah Karbon

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Menghadapi tantangan perubahan iklim dan tuntutan pembangunan rendah karbon, Indonesia dinilai perlu mempercepat transisi menuju ekonomi hijau. Langkah ini tak bisa lagi berjalan parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar tetap kompetitif sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dorongan tersebut melatarbelakangi Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menyelenggarakan Forum Ekonomi Hijau (FEH) pada Rabu, 17 Juni 2026, di Gedung Kantor Pusat PLN Jakarta.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, pakar lingkungan, dan pemimpin nasional untuk merumuskan langkah konkret mempercepat transformasi menuju pembangunan hijau.

Ketua Umum IKA Unpad Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., http://M.Si., mengatakan Indonesia tak punya banyak waktu untuk menunda transisi.

“Dunia bergerak cepat ke arah ekonomi hijau dan transisi energi. Indonesia harus ikut mempercepat transformasi agar punya daya saing di masa depan,” tegas Ferry.

Ia menyebut FEH bukan hanya ruang diskusi, tetapi momentum membangun kolaborasi nyata antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan masyarakat sipil.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Moh. Jumhur Hidayat dalam sambutannya menekankan pentingnya mengubah paradigma pembangunan.

“Kekayaan alam Indonesia adalah modal strategis untuk kesejahteraan rakyat. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring perlindungan lingkungan. Ekonomi hijau bukan wacana, tapi kebutuhan strategis bangsa,” ujarnya.

Menurut Jumhur, dibutuhkan kebijakan terintegrasi dan sinergi lintas sektor agar transisi berjalan cepat, inklusif, dan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, lapangan kerja, serta kesejahteraan masyarakat.

Pandangan senada disampaikan Prof. Dr. Ir. Laode M. Kamaluddin, http://M.Sc., http://M.Eng., Dewan Pakar BA Center dan alumni FMIPA Unpad. Ia menilai model pembangunan konvensional yang bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam sudah terbatas.

“Transisi ke ekonomi hijau harus dipercepat agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Indonesia punya peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi hijau di kawasan,” jelas Prof. Laode.

Sementara itu, Head of Center for Environment and Sustainability Science (CESS) Unpad Dr. Susanti Withaningsih, http://M.Si. menyoroti meningkatnya bencana hidrometeorologi, degradasi lingkungan, dan ancaman ketahanan pangan.

“Ekonomi hijau adalah transformasi menuju sistem pembangunan berkelanjutan berbasis ilmu pengetahuan. Dukungan riset, inovasi, dan literasi publik sangat penting untuk mempercepat implementasinya,” katanya.

Forum ini juga dihadiri Rektor Unpad Prof. Arief S. Kartasasmita, dr., Sp.M(K)., http://M.Kes., Ph.D.; Komisaris Utama PLN sekaligus Ketua Dewan Pakar IKA Unpad Dr. (HC) Ir. Burhanuddin Abdullah H., M.A.; Dirut Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup Dr. Joko Tri Haryanto, S.E., M.S.E.; Dirut PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Ph.D.; Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Arifin Paliwang, S.H., http://M.Hum.; serta sejumlah pakar lainnya.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, FEH ditandai dengan deklarasi bersama lintas pemangku kepentingan sebagai komitmen kolektif mendorong percepatan transisi ekonomi hijau. Deklarasi ini diharapkan memperkuat sinergi dalam mendorong kebijakan, inovasi, dan aksi nyata untuk pembangunan berkelanjutan.

“Melalui Forum Ekonomi Hijau, IKA Unpad berharap lahir lebih banyak gagasan, kolaborasi, dan rekomendasi strategis agar Indonesia bisa bertransisi menuju pembangunan yang lebih rendah karbon, inklusif, resilien, dan berkelanjutan,” tutup Ferry Juliantono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026

17 Juni 2026 - 13:02 WIB

Dog Community Gathering Satukan Komunitas Pecinta Anjing Jelang Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026

16 Juni 2026 - 04:16 WIB

Your Jewelry, your story! Temukan Inspirasi Stacking Jewelry ala Shopee

15 Juni 2026 - 03:36 WIB

ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali dan Siluet Low Profile Futuristik

15 Juni 2026 - 03:22 WIB

BTN JAKIM 2026 Bareng EJ Sport Hadirkan Experience Lari Kelas Dunia di Jakarta

15 Juni 2026 - 03:07 WIB

Trending di Nasional