Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Jakarta

Transformasi Politik Indonesia Menuju Indonesia Emas Berdasarkan UUD 1945 & Pancasila

Perbesar

JAKARTA, DetakindonesiaNews – Transformasi adalah sebuah proses perubahan secara berangsur angsur sehingga sampai pada tahap ultimate (terakhir).

Politik dari bahasa Yunani: “politicos”, yang berarti dari, untuk, atau yang berkaitan dengan warga Negara. dari bahasa Inggris politic : bijaksana, beradab, berakal, yang dipikirkan, Politik juga dapat diartikan sebagai proses pembagian kekuasaan dalam masyarakat yang antara lain berwujud proses pembuatan keputusan, khususnya dalam Negara.

Transformasi Politik Indonesia adalah perubahan Menuju Indonesia Emas dalam kehidupan berbangsa dam bernegara Sebagai Tujuan Akhir Dalam Mencapai Cita-cita Luhur Yang Terkandung Di Dalam Pancasila Dan UUD 1945 yaitu, Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Diketahui, Indonesia merupakan negara terluas ke-14 sekaligus negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas wilayah sebesar 1.904.569 km², Indonesia adalah negara kepulauan terbanyak di dunia. Diantaranya terdapat sekitar 17.508 juta hektar.

Pertama. Hutan Indonesia Terluas Ketiga di Dunia Sekitar 99 juta hektar yang membentang dari sabang sampai Merauke.

Kedua, Indonesia Pengekspor Gas alam Terbesar di Dunia. Diperkirakan cadangan gas alam Indonesia sekitar 2,8 triliun meter kubik (1,5% cadangan dunia)

Ketiga, Indonesia Penghasil Batu bara Terbesar Ketiga di Dunia Beberapa media internasional menyatakan tambang batu bara yang terbesar berada di Indonesia. Dengan produksi sebanyak 281,7 ton, Indonesia menempati peringkat ketiga penghasi ?dunia. Tiap tahunnya, Indonesia mampu memproduksi sebanyak 10 ton emas.

Ke empat, Penghasil Beras Terbanyak Ke-3 di Dunia Sejak tiga tahun terakhir,  produksi padi Indonesia berdasarkan data FAO terus mengalami peningkatan yang cukup tinggi, yakni sebesar  54,65 juta ton pada 2020. Angka tersebut menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga penghasil beras terbanyak di dunia.

Kelima, Jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2022 mencapai 275.5 Juta Jiwa.

Namun Kondisi Negara Masih Sangat Bertolak Belakang Dengan Dasar Negara Dan Kekayaan Alam & Dan Jumlah SDM yang besar, diantaranya  Pengangguran di Indonesia mencapai 9,9 juta jiwa. Angka tersebut didominasi oleh Generasi Z yang berusia 18-24 tahun.

Indonesia juga masuk jajaran lima besar negara terkorup di kelompok ASEAN pada 2023. Ini terlihat dari laporan Transparency International (TI).

Badan Pusat statistik (BPS) melaporkan, Indonesia mengimpor beras seberat 567,22 ribu ton pada Maret 2024, sebagian besar berasal dari Vietnam. Melihat gambar dan data diatas kita harus melakukan tranformasi politik menjadi lebih baik berdasarkan UUD 1945 & Pancasila.

Transformasi ini diawali dari integritas pemimpin dan birokrat kita disemua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita butuh orang-orang menjalankan pemerintahan yang memiliki kapasitas.  Ilmu menjalankan roda pemerintahan dengan baik berdasarkan keilmuannya dan bidangnya, Moral dapat menjadi contoh baik untuk terhindar dari korupsi kolusi dan nepotisme, Seni seorang pemimpin harus mampu berbicara berdialitik, mengelola masalah dan menarik perhatian dalam positif dan Berani mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai moral yang terkandung didalam pancasila dan UUD 1945 demi kepentingan Bangsa dan Negara.

Penulis: Zainnudin Arsyad, Ketua Umum Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM).

Pemateri Acara Genggam Tangan Indonesia (GTI) ini didukung oleh panitia dari beberapa relawan yaitu CAKEP, Barisan Motor Gibran (BMG), GERINDO, Bara Garda, dan Pejuang Milenial Prabowo (PMP).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Melalui Halal Indo 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional Berdaya Saing Global

19 Juni 2026 - 03:16 WIB

Trending di Nasional