Tanjung pinang, (DIN) – Kisah pilu namun penuh ketegaran datang dari seorang perempuan bernama Jumi Delvita Sari, istri sah dari seorang pria yang baru saja lulus sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Di balik kebahagiaan yang seharusnya dirasakan, Jumi justru harus menghadapi kenyataan pahit akibat dugaan perselingkuhan dan penelantaran oleh suaminya sendiri.
Dikenal sebagai sosok yang sabar dan tegar, Jumi memilih bertahan meski menghadapi berbagai cobaan dalam rumah tangganya. Bahkan, ia sempat menemukan bukti berupa video tidak senonoh yang diduga melibatkan suaminya bersama seorang perempuan lain berinisial R, yang berdomisili di Tanjungpinang.
Meski terpukul, Jumi tetap menahan diri dan memilih menempuh langkah yang bijak. Bersama Ketua Umum Cipta GERMAS PPA, Rika Parlina, S.H., akhirnya disusun strategi untuk mengungkap kebenaran atas dugaan perselingkuhan tersebut.
Penggerebekan pun dilakukan di sebuah rumah di wilayah Bintan Utara. Dalam pelaksanaannya, turut melibatkan unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat lingkungan setempat seperti RT dan RW guna memastikan proses berjalan aman dan sesuai prosedur.
Dari hasil penggerebekan, terungkap bahwa pasangan tersebut diduga tinggal serumah tanpa melapor kepada pihak RT dan RW setempat, sebagaimana disampaikan langsung oleh perangkat lingkungan.
Ketua Umum Cipta GERMAS PPA memberikan apresiasi terhadap kinerja Bhabinkamtibmas, khususnya Aiptu Amrizal, yang dinilai sangat humanis dan mampu menengahi situasi dengan baik, sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih besar di tengah masyarakat.
“Pendekatan yang dilakukan sangat profesional dan mengedepankan sisi kemanusiaan. Ini patut menjadi contoh dalam penanganan kasus sosial di masyarakat,” ujar Rika Parlina.
Peristiwa ini menjadi cerminan bahwa kesabaran seorang perempuan tidak boleh disalahartikan sebagai kelemahan. Justru dari ketegaran tersebut, kebenaran akhirnya terungkap dengan cara yang bermartabat.
