Detakindonesianews.com, Jakarta, 13 Maret 2026 —Kementerian Sosial RI menggelar konferensi pers akhir Ramadan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang menyampaikan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh program bantuan sosial tetap berjalan selama bulan Ramadan hingga libur Idulfitri.
Dalam keterangannya kepada media, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial tidak boleh terhenti meskipun memasuki periode libur panjang Lebaran. Menurutnya, kehadiran negara harus tetap dirasakan oleh masyarakat, terutama kelompok rentan.

“Kami pastikan bantuan sosial tetap berjalan sesuai jadwal. Libur Lebaran tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pelayanan kepada masyarakat. Negara harus tetap hadir, apalagi di bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujar Saifullah Yusuf dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial RI.
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Sosial telah menyiapkan langkah antisipatif bersama pemerintah daerah dan pendamping sosial agar distribusi bantuan kepada masyarakat tetap lancar.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh jajaran, baik di pusat maupun daerah, supaya pelayanan sosial tetap berjalan. Lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat prasejahtera harus tetap mendapatkan perhatian,” kata Saifullah Yusuf.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperkuat kepedulian. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.Konferensi pers ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama antara jajaran Kementerian Sosial dan rekan-rekan media yang hadir dalam kegiatan tersebut.

















