Menu

Mode Gelap
Bupati HIMA Ilmu Pemerintahan Universitas Abdurrab Murti Salma Kecam Dugaan Pelecehan Siswi oleh Oknum Guru di Pekanbaru VinFast Tandatangani Dua MoU untuk Memasok 20.000 Kendaraan Listrik Kepada Mitra Transportasi di Indonesia Mendag Budi Santoso dan Menhub Dudy Purwagandhi Sidak UMKM di KAI Services Stasiun Gambir, Sinyal Kuat Perluasan Pasar Produk Lokal di Transportasi Publik Kemala Run 2026 Bidik 10.000 Pelari di Bali, Total Hadiah Rp3,5 Miliar dan Usung Misi “Charity for Indonesia” untuk Korban Bencana Swiss-Belhotel Airport Jakarta Gelar Preview Event Ramadan 2026 dan Perkenalkan Paket Iftar “Cita Rasa Ramadan” Krista Exhibitions Paparkan Agenda Strategis 2026 dan Pastikan KRISTA INTERFOOD Digelar di NICE PIK 2, Fokus Perkuat Industri F&B dan HoReCa Nasional PHI Alam Lestari dan Agasco Ltd Teken MoU Pengembangan Proyek Karbon dan Ekowisata Berkelanjutan di Indonesia GASMEN, BAZNAS RI dan AsamManis.News Santuni 500 Anak Yatim di Utan Kayu Selatan Presiden Direktur Bina Pertiwi Raih Penghargaan Indonesia Best CEO Awards 2025 Dukung Gaya Hidup Aktif Perempuan Indonesia, ASICS Hadirkan Performance Life NAGINO™ Collection di Hari Perempuan Sedunia Angkat Mitos dan Tradisi Gelap, MBK Productions dan Drias Film Siap Rilis Film Horor Hajatan Setan Media Beritakota Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi

Nasional

PHI Alam Lestari dan Agasco Ltd Teken MoU Pengembangan Proyek Karbon dan Ekowisata Berkelanjutan di Indonesia

Purnomo AMd,badge-check


					PHI Alam Lestari dan Agasco Ltd Teken MoU Pengembangan Proyek Karbon dan Ekowisata Berkelanjutan di Indonesia Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta – Sebuah langkah strategis menuju penguatan ekonomi hijau Indonesia resmi dimulai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara PHI Alam Lestari dan Agasco Ltd, yang berlangsung di Hotel Mulia Senayan, Jakarta pada Minggu (1/3/2026).

PHI Alam Lestari merupakan korporasi nasional yang bergerak di bidang pengembangan kawasan wisata dan energi berkelanjutan. Sementara itu, Agasco Ltd adalah perusahaan multinasional yang berfokus pada pengembangan proyek karbon global dan dipimpin oleh Ben Atkinson, seorang veteran dalam perdagangan karbon internasional.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh CEO Agasco Ben Atkinson dan CEO PHI Alam Lestari Donny Pur, sekaligus menandai dimulainya kolaborasi strategis dalam pengembangan proyek karbon berbasis alam (nature-based solutions) di Indonesia.

Kesepakatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia di Jakarta yang diterima langsung oleh Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, dalam rangka memperkuat dukungan terhadap pengembangan ekonomi karbon nasional.

Melalui kerja sama ini, kedua perusahaan akan menjajaki berbagai peluang pengembangan proyek karbon, konservasi hutan, serta integrasi pengelolaan kawasan dengan sektor pariwisata alam berkelanjutan.

Ben Atkinson dikenal sebagai salah satu pelaku senior dalam pasar karbon internasional dengan pengalaman mengembangkan puluhan proyek pengurangan emisi di berbagai negara. Melalui Agasco—perusahaan yang berbasis di London, Inggris berbagai proyek karbon berbasis energi, konservasi, serta pengelolaan ekosistem telah dikembangkan dan menjadi bagian penting dalam ekosistem pasar karbon global.

Indonesia sendiri dinilai memiliki posisi strategis dalam pengembangan ekonomi karbon dunia, mengingat luasnya kawasan hutan tropis yang berpotensi menghasilkan kredit karbon berbasis alam.

CEO PHI Alam Lestari, Donny Pur, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah awal dalam membangun model bisnis kawasan yang memadukan konservasi lingkungan, pariwisata alam, dan ekonomi karbon.

“Indonesia memiliki kekayaan ekosistem yang luar biasa. Kolaborasi dengan Agasco membuka peluang agar pengelolaan kawasan tidak hanya berorientasi ekonomi, tetapi juga menghasilkan nilai karbon dan keberlanjutan yang diakui secara global,” ujarnya, didampingi oleh komisaris PHI Alam Lestari Ananta Agung Junaedy.

PHI Alam Lestari selama ini mengembangkan sejumlah kawasan berbasis ekosistem dan pariwisata alam di berbagai wilayah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Menurut Donny, kerja sama tersebut diharapkan dapat melahirkan model pengelolaan kawasan hijau yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Ben Atkinson menilai Indonesia sebagai salah satu negara dengan potensi karbon terbesar di dunia.

“Indonesia memiliki modal alam yang sangat kuat. Melalui kemitraan dengan PHI Alam Lestari, kami ingin mengembangkan proyek karbon yang kredibel, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan serta masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kemitraan ini akan membuka jalan bagi pengembangan berbagai proyek karbon berbasis alam yang terintegrasi dengan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan.

Senada dengan hal tersebt, Managing Director PT. Agasco Indonesia sebagai perpanjangan tangan Agasco Ltd., Made Hariyantha, menilai kerja sama ini sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk mengambil posisi strategis dalam peta ekonomi hijau global.

“Pasar karbon dunia sedang tumbuh sangat cepat. Indonesia tidak boleh hanya menjadi penonton. Dengan kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa potensi hutan dan ekosistem Indonesia dapat dikelola secara profesional dan memberikan nilai ekonomi yang optimal bagi negara,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pelaksana PHI Alam Lestari Ade Swargo menekankan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan tahap awal dari proses pengembangan proyek yang lebih luas.

“Hari ini adalah kick-off meeting. Setelah ini kami akan masuk pada tahap pemetaan proyek, pengembangan metodologi karbon, hingga implementasi di beberapa kawasan prioritas yang telah kami siapkan di Jawa dan Sumatera,” jelasnya.

Agasco dan PHI Alam Lestari menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan model kolaborasi baru yang menghubungkan konservasi alam, pembangunan ekonomi, dan pasar karbon global sebuah langkah yang tidak hanya berbicara tentang bisnis, tetapi juga tentang masa depan hutan Indonesia dan posisi negara ini dalam arsitektr ekonomi hijau dunia.

Ditambahkan oleh Donny Pur “Kerjasama strategis ini memiliki peranan penting dalam ekositem bisnis PHI group yang selama ini bergerak dibidang pariwisata dan juga perhotelan karena akan menjadikan lini bisnis semakin lengkap dan bermanfaat,” papar pria yang banyak menyabet penghargaan baik nasional maupun internasional ini. ( )

Tentang PHI Alam Lestari

PHI Alam Lestari merupakan anak perusahaan dari Pelangi Hotel Internasional, sebuah grup usaha yang bergerak di sektor perhotelan, restoran, serta pengembangan kawasan wisata di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui berbagai anak usahanya, PHI Grup ini telah mengelola puluhan entitas hotel, restoran, dan destinasi wisata. Sepanjang tahun 2025, holding company tersebut juga tercatat aktif melakukan ekspansi bisnis di berbagai sektor pariwisata dan pengembangan kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GASMEN, BAZNAS RI dan AsamManis.News Santuni 500 Anak Yatim di Utan Kayu Selatan

10 Maret 2026 - 21:36 WIB

Presiden Direktur Bina Pertiwi Raih Penghargaan Indonesia Best CEO Awards 2025

10 Maret 2026 - 07:07 WIB

Dukung Gaya Hidup Aktif Perempuan Indonesia, ASICS Hadirkan Performance Life NAGINO™ Collection di Hari Perempuan Sedunia

9 Maret 2026 - 03:12 WIB

Media Beritakota Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Silaturahmi dan Kolaborasi

7 Maret 2026 - 04:51 WIB

Proyek MLFF tetap berlanjut, pemerintah mulai tahap pengujian

7 Maret 2026 - 03:41 WIB

Trending di Nasional