Menu ✖

Mode Gelap
All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D PESTAPORA 2026 Hadirkan “Musik yang Bisa Dicium”, Kolaborasi ATSIRI Luncurkan Dua Aroma Spesial BUMI dan BUGAR Polri Gelar Apel Pasukan Pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026 Musda XI Golkar Jakbar: Ryanald Jonathan Terpilih Aklamasi, Target Tambah Kursi DPRD DKI pada Pemilu 2029 World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau? Brimob Metro Jaya Evakuasi Korban Laka di Jalur Trans Jakarta ASICS Kembali Gelar Jakarta : Speed : Race 2026, Tampilkan Beauty of Sunrise dengan SONICBLAST™ 2 RISE & SHINE™ Collection Pree Screening & Gala Premiere “Lobang Buaya”: Trailer Bikin Penonton Merasa Tahu Dalangnya, Hanung Bramantyo Siapkan Plot Twist, Tayang 1 Oktober 2026 Kembali Gelar Industrial Festival x Halal Indo 2026, Kemenperin Tampilkan Kesiapan Indonesia Jadi Pusat Industri Halal Dunia Kang Didi dan Mpo Citra Launching Podcast Desil 1, Guru Gembul Bongkar Realitas di Balik Kemiskinan

Pekanbaru

Nikah Massal Gratis Pemko Pekanbaru Sudah Didaftar 43 Calon Pasutri

Perbesar

PEKANBARU, Detak indonesia news – Program Nikah Massal Gratis PemerintahKota (Pemko) Pekanbaru, per tanggal 2 November 2025 sudah didaftar sebanyak 43 calon pasangan suami istri(pasutri).

Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengatakan, nikah massal gratis sesuai jadwal akandilaksanakan pada 7 Desember mendatang, bertempat di komplek Mal Pelayanan Publik (MPP) Jalan JenderalSudirman.

“Masih ada waktu satu bulan lagi. Sekarang sudah lebih 40 calon pasangan yang mendaftar,” ungkapnya, Senin(3/11/2025).

Di waktu yang tersisa, Walikota Agung menghimbausupaya bagi calon pasutri yang ingin menikah tahun inisupaya bisa memanfaatkan Nikah Massal Gratis yang diprogramkan Pemko Pekanbaru.

“Tentu kita harapkan bagaimana (calon pasutri) mengambilmomen ini,” ucapnya.

Disampaikan Walikota Agung, banyak yang digratiskanPemko Pekanbaru untuk peserta nikah massal nanti. Di antaranya biaya pengurusan administrasi, biaya bimbingan pranikah, serta biaya tes kesehatan dan pengobatan bagi calonpengantin. Kemudian gratis foto prewedding, pakaianpengantin, make up artis, dekorasi tempat akad nikah danpelaminan, serta foto dan dokumentasi.

Selanjutnya ada voucher menginap di hotel dan undianumrah gratis bagi pasangan yang beruntung. Prosesipernikahan akan disaksikan langsung oleh Walikota dan WakilWalikota Pekanbaru.

“Jadi banyak sekali yang didapat (calon pasutri peserta nikahmassal gratis),” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setdako PekanbaruH Tri Sepna Saputra S.STP M.Si menambahkan, 43 calonpasutri yang sudah mendaftar tersebar di 13 kecamatan.

Pendaftar terbanyak berasal dari Kecamatan TenayanRaya, Tuah Madani dan Kecamatan Senapelan masing-masing7 calon pasutri, disusul Kecamatan Binawidya 6 calon pasutri.

Selanjutnya dari Kecamatan Marpoyan Damai 3 calonpasutri, serta Kecamatan Kulim, Sail, Rumbai, Rumbai Timurdan Kecamatan Payung Sekaki masing-masing 2 calonpasutri.

“Kemudian Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru Kota danLimapuluh masing-masing 1 calon pasangan,” papar Putra.

Selain pelaksanaan Nikah Massal gratis, pemerintah kotaPekanbaru juga melaksanakan kegiatan Sidang Isbat Nikahgratis Hingga tanggal 03 september 2025,  Sidang Isbat NikahGratis yang diprogramkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, didaftar lebih dari 200 pasangan suami istri(pasutri).

Walikota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM mengatakan, di program ini Pemko Pekanbaru hanyamenyiapkan kuota untuk 100 pasutri.

“Target kami 100 tahun ini. Tapi sidang isbat ini banyakdigemari. Saat ini yang mendaftar sudah sampai 200 lebih,” ungkapnya, Senin (3/11/2025).

Mengingat banyaknya pendaftar, Pemko Pekanbaru melaluiOrganisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terpaksa harusmelakukan seleksi untuk menetapkan 100 pasutri yang nantinya terpilih untuk mengikuti Sidang Isbat Nikah Gratis.

“Sekarang tahap verifikasi agar pelaksanaan program bisasesuai aturan yang berlaku, misalnya melihat usia pernikahan, usia pasangan dan sebagainya,” tegas Agung.

Disampaikannya, Sidang Isbat Nikah Gratis merupakanupaya Pemko Pekanbaru untuk membantu mempermudahwarga dalam mengurus administrasi kependudukan(adminduk) seperti Kartu Keluarga (KK).

Sebab, terang Agung, warga atau pasutri yang telahmenikah secara agama namun belum memiliki buku nikah danterdaftar di negara, mereka tidak bisa mengurus adminduksehingga berdampak terhadap anak.

“Jadi, ini bagaimana menolong anak-anak Kota Pekanbaruyang tidak masuk ke dalam KK, karena orang tuanya belummengurus administrasi kependudukan, karena belum ada bukunikah resmi,” ucapnya.

“Maka kami fasilitasi, agar para pasangan yang menikah tapibelum memiliki buku nikah, bisa mengikuti program SidangIsbat Nikah Gratis dan ini akan dilaksanakan terus untukmembantu warga,” tutup Agung menambahkan.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gudang BBM Diduga Ilegal Viral, Ada Apa dengan Ketegasan Pangdam dan Kapolda Riau?

27 September 2026 - 16:39 WIB

Ruko Ekspedisi Diduga Jadi Gudang Transit Elektronik Ilegal, Aktivitas Malam Hari Disorot

26 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau

24 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Gudang Diduga Jadi Lokasi Penimbunan Solar Subsidi di Pekanbaru, Disebut Dikendalikan Oknum Ferdi AURI

20 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Soroti Ribuan Kasus Kekerasan Anak, Teuku Reyza Dorong Riau Buktikan Diri sebagai Provinsi Layak Anak

14 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Trending di Berita