Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Jakarta

Kemenko Polkam Bersama Kejaksaan Dorong BPD dan BPR Milik Pemda Jadi Garda Depan Stabilitas Ekonomi Daerah

Perbesar

Pekanbaru, (DIN) || 28 Agustus 2025Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) bersama Kejaksaan melalui Desk Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja Lembaga Jasa Keuangan di Pekanbaru, Riau. Forum ini mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik Pemerintah Daerah”.

Acara dibuka oleh Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (SesJamdatun) selaku Sekretaris I Desk Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya tata kelola yang kuat sebagai strategi menjaga integritas perbankan daerah.

“Tata kelola BPD dan BPR milik Pemda tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban regulasi, tetapi harus menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan publik. Peran APIP dan Inspektorat Daerah sangat krusial sebagai garda terdepan pengawasan,” tegasnya.

Senada, Asisten Deputi Penegakan Hukum Kemenko Polkam, Dwi Agus Prianto, yang juga Sekretaris II Desk Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola, menambahkan bahwa forum ini harus menghasilkan tindak lanjut nyata.

“Rakor ini tidak boleh berhenti pada diskusi. Kita harus membangun kesamaan persepsi dan menghasilkan rekomendasi konkrit yang bisa segera diimplementasikan oleh BPD dan BPR milik Pemda,” ujarnya.

Risiko Global dan Pentingnya Strategi Anti Fraud

Diskusi dilanjutkan dengan paparan para narasumber. Direktur/Kepala Direktorat Koordinasi Pengawasan Bank Umum Daerah OJK, Aprianus John Risnad, mengingatkan bahwa BPD dan BPR kini menghadapi risiko global yang semakin kompleks, mulai dari disinformasi, keamanan siber, hingga persaingan dengan bank besar.

“Penerapan Three Lines of Defense dan strategi anti fraud harus menjadi prioritas,” katanya.

Kepala Divisi Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Kebijakan IFG, Sariniatun, menekankan bahwa tata kelola harus dibangun sebagai budaya.

“Kami membangun budaya risiko berbasis nilai AKHLAK dan memastikan manajemen risiko berjalan melalui Three Lines Model. Strategi anti fraud dijalankan menyeluruh melalui empat pilar: pencegahan, deteksi, investigasi, dan evaluasi,” jelasnya.

Dari sisi industri, Department Head Divisi Compliance BNI, Dimas Pradana, menegaskan integritas sebagai pondasi utama.

“BNI telah menerapkan ISO 37001 Anti Penyuapan, whistleblowing system, serta strategi anti fraud berlapis, disertai komitmen kuat dalam implementasi APU PPT,” ungkapnya.

Sementara itu, Robithoh Alam Islamy, Ketua Tim PJK 3 Direktorat Pengawasan Kepatuhan Penyedia Jasa Keuangan PPATK, mengungkapkan masih ditemukannya kelemahan pada BPD dan BPR milik Pemda.

“Masih ada data nasabah tidak lengkap, CIF ganda, serta lemahnya pemantauan transaksi mencurigakan. Bahkan ada indikasi penyalahgunaan kredit terkait pejabat daerah maupun dana bansos,” ujarnya.
Ia menegaskan perlunya langkah perbaikan melalui penguatan audit internal berbasis risiko, peningkatan sistem informasi manajemen, serta pelatihan berkelanjutan.

Sinergi Lembaga Keuangan untuk Stabilitas Daerah

Rakor menyepakati bahwa penguatan tata kelola merupakan syarat mutlak bagi keberlanjutan perbankan daerah. Dengan transparansi, akuntabilitas, dan integritas yang kokoh, BPD dan BPR milik Pemda diharapkan mampu menjaga stabilitas keuangan daerah, meningkatkan kepercayaan publik, serta berkontribusi nyata pada pembangunan nasional.

Menutup kegiatan, Dwi Agus Prianto kembali menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret.

“Rangkaian diskusi hari ini menjadi pemantik untuk perbaikan tata kelola selanjutnya. Desk Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola akan mengirimkan gap analysis untuk memetakan potensi kerawanan, yang akan ditindaklanjuti BUMD, BPD, dan BPR milik Pemda dengan pendampingan Asdatun dan Jaksa Pengacara Negara (JPN). Pemerintah provinsi juga harus memperkuat fungsi pengawasannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, hadirnya Koperasi Merah Putih sebagai program prioritas Presiden harus dipandang sebagai penguatan ekosistem keuangan daerah. BPD, BPR milik Pemda, dan koperasi diharapkan berjalan beriringan, saling melengkapi, bukan saling bersaing.

“Yang terpenting, semua lembaga ini dapat bersinergi untuk kepentingan daerah, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia

18 September 2026 - 14:29 WIB

Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam

18 September 2026 - 02:19 WIB

TAZA Tutup Perjalanan 26° Rhapsody Lewat Summer Marché Vol. II

17 September 2026 - 11:55 WIB

ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM

17 September 2026 - 11:36 WIB

DRAMATIS! Persija Tekuk Persib 2-1 di SUGBK, Ivan Mamut Jadi Pahlawan di Menit Akhir, Macan Kemayoran Naik ke Posisi 2

12 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Nasional