Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia  TDI Laporkan Dugaan Penipuan dan Penggelapan Saham Rp381,5 Miliar ke Bareskrim Polri Viu dan iQIYI International Luncurkan Paket Langganan Streaming di Asia Tenggara Bareskrim POLRI Berhasil Menangkap Buronan Narkoba Frans Anthony di Malaysia Iskandar Halim Munthe Laporkan Dugaan Sengketa 5.900 Hektare Lahan di Lahat ke Satgas Antimafia Tanah JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

Berita

Forum Alumni BEM Tegas Menolak Tambang Nikel di Raja Ampat: Ancaman Serius Bagi Surga Biodiversitas Laut Dunia

Perbesar

Jakarta, Detak Indonesia News –  7 Juni 2025 Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana penambangan nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat. Sikap tegas ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum FABEM, Zainuddin Arsyad, dalam sebuah pernyataan resmi yang menyoroti potensi dampak ekologis dan sosial yang dianggap tidak sebanding dengan keuntungan ekonomi jangka pendek.

“Raja Ampat bukan hanya milik Papua, tapi warisan dunia. Penambangan nikel di kawasan ini adalah bentuk perusakan ekologis yang tak bisa ditoleransi dan akan berdampak lintas generasi,” tegas Zainuddin.

Raja Ampat: Mahkota Keanekaragaman Hayati Dunia

Kekhawatiran FABEM bukan tanpa dasar. Raja Ampat dikenal sebagai salah satu kawasan dengan biodiversitas laut tertinggi di dunia:

  • Lebih dari 2.500 spesies ikan laut

  • 75% spesies karang dunia tercatat hidup di perairan ini

  • Ratusan jenis moluska, termasuk yang langka dan endemik

  • Habitat penting bagi mamalia laut seperti paus, lumba-lumba, dan dugong

Data dari World Wildlife Fund dan Conservation International menyebut bahwa kerusakan di wilayah ini akan berdampak langsung pada kestabilan ekosistem laut global. Ancaman Serius dari Tambang Nikel

FABEM mengingatkan bahwa aktivitas tambang nikel, terutama di wilayah sensitif secara ekologis seperti Raja Ampat, membawa sejumlah risiko lingkungan yang tak terelakkan:

  • Pencemaran air dan laut akibat air asam tambang dan sedimentasi

  • Pencemaran tanah, risiko erosi, dan potensi longsor

  • Gangguan serius terhadap ekosistem dan hilangnya spesies langka

  • Deforestasi dan perubahan iklim mikro

  • Dampak sosial, termasuk hilangnya mata pencaharian masyarakat lokal dan ancaman kesehatan akibat degradasi lingkungan Konsolidasi Gerakan Penolakan Nasional

Wakil Ketua Umum FABEM Bidang Kerja Sama Antar Lembaga & Hukum, Tody Ardyansah Prabu, S.H., menegaskan kesiapan FABEM dalam mengonsolidasikan kekuatan lintas organisasi untuk mengawal isu ini secara sistematis.

“Kami akan menjalin kolaborasi luas dengan masyarakat adat, LSM lingkungan, serta institusi hukum dan pendidikan, demi mencegah terjadinya eksploitasi yang akan menghancurkan kekayaan alam kita yang tak tergantikan,” ujarnya.

Seruan Moral untuk Generasi Bangsa

FABEM menyerukan kepada seluruh elemen anak bangsa mahasiswa, akademisi, tokoh agama, masyarakat adat, dan pemuda  untuk bersatu dalam menjaga warisan ekologis nasional.

“Lingkungan hidup adalah harta paling berharga. Jika kita biarkan rusak hari ini, kita kehilangan masa depan,” tegas Zainuddin Arsyad.

Kontak & Informasi Resmi
📞 0821 2596 0319
🔗 Instagram FABEM
📢 #PerangMelawanPerusakLingkungan #SaveRajaAmpat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

20 Juni 2026 - 07:44 WIB

JAKALCER FEST 2026 Hadir di Pasar Seni Ancol – Rumah Kreativitas Jakarta Menuju 5 Abad Kota Jakarta

19 Juni 2026 - 06:58 WIB

ARTA Bidik Pendapatan Rp100 Miliar pada 2026, Pemegang Saham Setujui Penguatan Struktur Permodalan

19 Juni 2026 - 04:02 WIB

Ducati Indonesia Luncurkan DesertX V2 dan Resmikan Showroom Baru di Pondok Indah

19 Juni 2026 - 03:54 WIB

Halal Indonesia International Industry Expo 2026 Melalui Halal Indo 2026, Pemerintah Dorong Akselerasi Industri Halal Nasional Berdaya Saing Global

19 Juni 2026 - 03:16 WIB

Trending di Nasional