Menu

Mode Gelap
Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Ancol Akhirnya Resmikan Gerbang Baru ANCOL – JIS Menuju Integrasi Kawasan Ekosistem Jakarta Utara Giliran Bali, Extrajoss Ultimate Takeover Meriahkan CFD Renon dengan Parade Komunitas dan Hadiah Utama Sepeda Motor Polda Jateng Gandeng IPOT Transformasi AI dan Literasi Finansial Generasi Muda eSports di Kapolda Jateng Cup 2026 Polda Metro Jaya Siapkan 4.057 Personel Layani Aksi Penyampaian Pendapat di Jakarta MILKLAB Gandeng Kafe-Kafe Independen Luncurkan Program Café Hopping “Sip, Explore, and Win” Mengusung Tema “2 Dekade: Next Level Legacy”, PWN 2026 Menjadi Momentum Estafet Kepemimpinan TDA dan Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Indonesia 

Jakarta

Sampoerna University Tawarkan Gelar Terakreditasi AS dari Indonesia untuk Mahasiswa Terdampak Kebijakan Visa

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta, 5 Juni 2025 – Belakangan ini pemerintah Amerika Serikat mengumumkan penangguhan sementara proses penerbitan visa pelajar bagi siswa internasional sebagai bagian dari kebijakan imigrasi dan keamanan nasional yang tengah diperketat. Keputusan ini berdampak signifikan terhadap ribuan mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Bagi mahasiswa Indonesia, kondisi ini bukan hanya menimbulkan ketidakpastian dalam perencanaan akademik dan karier, tetapi juga berisiko mengganggu momentum belajar yang telah dipersiapkan dengan matang, baik secara administratif maupun finansial

Menanggapi situasi ini, Sampoerna University menawarkan solusi alternatif bagi mahasiswa Indonesia yang terdampak pembatasan visa pelajar AS melalui program gelar berstandar internasional yang diselenggarakan di Indonesia. Program ini memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi tanpa penundaan dengan sistem transfer kredit, yaitu kredit yang dapat dipindahkan dari Sampoerna University ke universitas di AS saat situasi membaik.

Untuk memudahkan para calon mahasiswa yang terdampak pembatasan visa AS, Sampoerna University telah menyusun proses pendaftaran yang lebih ringkas dan efisien. Mahasiswa yang sebelumnya telah menerima Letter of Acceptance (LoA) dari universitas di Amerika Serikat tidak perlu mengikuti prosedur seleksi masuk standar, seperti tes masuk, wawancara, atau pengumpulan dokumen tambahan yang biasanya diwajibkan.

Marshall Schott selaku President of Sampoerna University mengatakan “ Dengan kebijakan ini, calon mahasiswa dapat langsung mendaftar dan memulai perkuliahan di Sampoerna University tanpa hambatan administratif, sehingga waktu mereka tidak terbuang dan rencana akademik tetap berjalan. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan transisi yang mulus, sekaligus memberikan jaminan kualitas pendidikan berstandar internasional yang setara dengan yang mereka rencanakan sebelumnya ”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Learning Zone: Buku Pembelajaran Bahasa Inggris Standar Internasional untuk SD di Era Global

11 November 2025 - 05:23 WIB

NIVEA Derma Control: Deodoran dengan Micro Hyaluron dan Vitamin untuk Menjaga Kulit Ketiak Tetap Wangi, Kering, dan Nyaman Seharian

29 Oktober 2025 - 19:06 WIB

Sukses Transformasi Bisnis, Xurya Paparkan Strategi Bisnis untuk Tahun 2026

14 Oktober 2025 - 06:36 WIB

Fenomena Cahaya di Langit Cirebon, Diduga Meteor Jatuh, Warga Dengar Dentuman Kencang

5 Oktober 2025 - 22:56 WIB

Putera Sampoerna Foundation Hadirkan Workshop ESG-Driven Education Impact untuk Perkuat Akses dan Kualitas Pendidikan Berkelanjutan di Indonesia

3 Oktober 2025 - 07:48 WIB

Trending di Jakarta