Menu

Mode Gelap
Shopee Resmi Luncurkan ShopeeVIP+, Gandeng Netflix dengan Paket Mulai Rp40 Ribu Breaking News : Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup, Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Mercure Jakarta Sabang Sukses Hadirkan Pertunjukan Wayang Orang untuk Pertama Kalinya di Panggung Hotel Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas MENKEU PURBAYA: ROKOK ILEGAL AKAN “DIBERANTAS HABIS”, PABRIK DAN GUDANG MANCHESTER-PSG DI BATAM DIMINTA SEGERA DITELUSURI Mercure Jakarta Batavia Bersama UPK & Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Resmi Luncurkan Heritage Passport  Rumah123 Harpropnas Fest 2026 Sponsored by balé by BTN: Rayakan Setiap Langkah Menuju Rumah Impian dalam Satu Festival Imperial Pictures garap “GHOSTHING”, Baskara Mahendra, Yasamin Jasem, Leony VH Beriemu dalam Komedi Horor.  OPPO Enco Buds3s Resmi Hadir Ekslusif Online di Indonesia,Tawarkan Baterai Hingga 54 Jam dan Latensi Rendah 47ms Kembangkan Human Capital untuk Masa Depan, United Tractors Raih Penghargaan IHCA 2026 HUT KE 81 TNI AL, DANKODAERAL III HADIRI ZIARAH NASIONAL DI TMPNU KALIBATA 

Infotainment

Imperial Pictures garap “GHOSTHING”, Baskara Mahendra, Yasamin Jasem, Leony VH Beriemu dalam Komedi Horor. 

Perbesar

Detakindonesianews.com Jakarta, 7 September 2026 — Imperial Pictures, Eksekutif Produser Peter Surya Wijaya kembali merilis film layar lebar terbarunya berjudul “GHOSTHING”, sebuah komedi horor yang mengangkat cerita tentang misteri, pencarian kebenaran, dan dinamika unik antara seorang perias jenazah dengan arwah influencer muda.

Eksekutif Produser, Peter Surya Wijaya menghadirkan “GHOSTHING”. Film ini disutradarai oleh Arie Aziz dan diproduseri oleh Hartawan Triguna, Associate Produser Rizky A. Prakoso dengan naskah yang ditulis oleh Evelyn Afmilia.

GHOSTHING” menghadirkan jajaran pemain lintas generasi. Baskara Mahendra dipercaya memerankan Alfian, seorang perias jenazah muda yang tampan, dan tenang. Sementara Yasamin Jasem berperan sebagai Maya, seorang influencer muda yang tewas secara misterius, cerewet, sarkastik, dan penuh drama.

“Menurut saya, premis “GHOSTHING ‘ sendiri sudah sangat menarik. Ada seorang perias jenazah yang pekerjaannya justru membantu menyelesaikan masalah orang yang sudah meninggal. Buat saya, karakter Alfian inilah yang membuat perjalanan ceritanya menjadi menarik, karena di tengah situasi yang kompleks, dia justru harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ujar Baskara Mahendra, pemeran Alfian dalam film “GHOSTHING”.

“Maya itu sosok yang sarkas, centil, dan tidak bisa menerima kematiannya. Sejak bertemu Alfian, dia mulai mengusik kehidupan Alfian dengan berbagai tingkahnya. Tapi sebenarnya, apa yang membuat Maya begitu ngotot mencari tahu tentang kematiannya? “ujar Yasamin Jasem, pemeran Maya dalam film “GHOSTHING”.

Film ini juga turut diperkuat oleh kehadiran aktor dan aktris termama seperti Leony VH, Bang Tigor, Reinold Lawalata, Chika Waode, Siti Fauziah, Iyang Darmawan, Tanta Ginting, Mathias Muchus, hingga Mona Ratuliu.

Ketika Kematian Misterius Membawa Arwah Dramatis 

Cerita berpusat pada Alfian yang kehidupannya yang tenang seketika terusik saat ia harus merias jenazah Maya. Arwah Maya yang dramatis menolak pergi dan memilih untuk “menghantui” Alfian.

“Awalnya kami berpikir sederhana, bagaimana kalau ada orang yang ketika meninggal justru tetap merepotkan orang orang di sekitarnya? Dari pemikiran itu kemudian kami berdiskusi dan mengembangkannya bersama penulis hingga menjadi sebuah skenario. Setelah drafi ketiga, kami lemparkan kembali untuk mendapatkan masukan dan mengembangkan beberapa bagian cerita serta karakter. Dari proses diskusi dan pengembangan itulah kemudian lahir cerita “GHOSTHING ‘ seperti yang sekarang, “ujar Hartawan Triguna, Produser Film GHOSTHING. 

Kehadiran para pemain diharapkan membuat unsur komedi dalam film terasa hidup dan organik, baik melalui benturan karakter yang kontras antara Alfian yang serba tenang dan arwah Maya yang ekspresif, maupun melalui situasi yang unik mulai muncul di sekitar dunia perias jenazah. Komedi Horor dengan Premis yang Unik

Meski dibalut dalam genre komedi horor, “GHOSTHING” membawa wara yang menyegarkan bagi industri film Indonesia. Kombinasi misteri seputar penyebab kematian, fenomena influencer di era modern, serta profesi perias jenazah menjadi premis yang unik dan memikat.

Di balik unsur komedinya yang renyah dan situasi mencekam, film ini juga membawa pesan emosional tentang rasa kehilangan, ikatan keluarga, dan perjuangan mencari keadilan.

“Sebenarnya ini bukan pertama kalinya saya menggarap komedi, tetapi yang membedakan GHOSTHING’ adalah ceritanya tidak pure komedi. Ada elemen horor dan misteri yang berjalan bersama, sehingga tantangannya adalah bagaimana membuat kedua genre tersebut tetap seimbang dan bisa menjadi satu tontonan yang menarik,” ungkap Arie Aziz, Sutradara Film GHOSTHING. 

Apa yang membuat seorang arwah influencer terus mengusik kehidupan Alfian?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase

6 September 2026 - 13:59 WIB

Alfaland Group Rayakan Hari Pelanggan Nasional 4 September Secara Serentak di Semua Unit Bisnis

4 September 2026 - 14:13 WIB

Mercure Jakarta Sabang Sukses Hadirkan Pertunjukan Wayang Orang untuk Pertama Kalinya di Panggung Hotel

3 September 2026 - 14:38 WIB

Hotel Ciputra Jakarta Rayakan Ulang Tahun ke-33 dengan Promosi Special “B33ST Anniversary Escape”

3 September 2026 - 11:15 WIB

Sang Diva Ruth Sahanaya Comeback, EP “Merindu” Hadirkan Eksplorasi City Pop hingga Latin

1 September 2026 - 12:07 WIB

Trending di Infotainment