Menu ✖

Mode Gelap
KRISTA INTERFOOD 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 1.100 Peserta dari 16 Negara dan Bidik 95 Ribu Pengunjung Profesional Dukung Kebutuhan Fisioterapi Berbagai Generasi, Physiorehab Buka Cabang Terbesar di Muara Karang Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta Mogul Burger Buka Gerai di The Breeze BSD, Hadirkan Sensasi Smash Burger dan Minuman Khas Sumatera Soda Badak Fadli Zon Resmikan Rupakala 2026, 80 Seniman Unjuk Karya dan Inovasi Seni Media di Bogor Shopee 11.11 Big Sale Hadirkan Warna Baru, Kolaborasi no na Bikin Keseruan Belanja Makin Naik Level! Jagat Satwa Nusantara Berangkatkan Tujuh Merak Hijau ke Taman Nasional Ujung Kulon untuk Dilepasliarkan Collective Studios, Galleri5, dan KEK Singhasari Berkolaborasi Kembangkan Cerita Indonesia untuk Pasar Global Ancol Gelar Dzikir dan Shalawat, 5.000 Peserta Sambut Jakarta Menuju Usia 500 Tahun

Infotainment

Tak Kenal Hipdut, Junior Roberts Menemukan Sisi Lain Popularitas lewat Garam Muda

Perbesar

Memerankan siswa paling populer di sekolah, Junior Roberts justru membawa pesan agar anak muda tidak hidup berdasarkan penilaian orang lain.

 

Detakindonesianews.com, Jakarta, 10 Agustus 2026 – Junior Roberts mengaku belum banyak mengenal hipdut ketika dipercaya memerankan Kaizen dalam Viu Original Garam Muda. Musik yang awalnya terasa asing itu kemudian menjadi pintu masuk baginya untuk memahami karakter seorang remaja populer yang masih mencari keberanian untuk menentukan hidupnya sendiri.

“Jujur, pada awalnya saya tidak tahu banyak tentang hipdut,” ujar Junior dalam konferensi pers Garam Muda di Jakarta, Jumat 7/8/2026.

Situasinya berubah selama proses produksi. Musik hipdut terus diputar menjelang pengambilan gambar dan menjadi bagian dari suasana di lokasi syuting. Semakin sering mendengarnya, Junior mulai menemukan daya tarik musik tersebut.

“Setiap kali adegan dimulai, musiknya terus diputar. Lama-lama saya berpikir, ‘Kok asyik juga, ya? Hipdut ternyata enak juga untuk joget.’ Lama-lama saya ikut joget dan menyukainya,” katanya.

Namun, eksplorasi Junior dalam Garam Muda tidak berhenti pada musik dan koreografi. Hipdut menjadi bagian dari perjalanan Kaizen untuk keluar dari citra yang selama ini membatasinya.

Kaizen diperkenalkan sebagai siswa paling populer di sekolah. Ia terbiasa memikirkan pandangan orang lain dan menjaga bagaimana dirinya terlihat di depan publik. Di balik kepopuleran tersebut, Kaizen justru belum sepenuhnya bebas menentukan apa yang benar-benar ia inginkan.

Menurut Junior, pencarian kebebasan itulah yang menjadi salah satu pesan penting dalam serial ini.

“Hal yang sangat ditekankan dalam serial tentang hipdut ini adalah bahwa kita bebas memiliki cita-cita, bebas mengekspresikan diri, dan bebas menentukan apa yang ingin kita tuju dalam hidup,” ujarnya. Konflik Kaizen semakin terlihat ketika ia bertemu Annet, karakter yang diperankan Aisyah Aqilah. Keduanya memandang popularitas dengan cara yang bertolak belakang. Kaizen sangat Memikirkan penilaian orang lain, sedangkan Annet tidak tertarik pada sesuatu yang terlalu heboh maupun pada status populer di sekolah.

Perbedaan tersebut bukan hanya menjadi sumber dinamika romantis, tetapi juga mendorong Kaizen mempertanyakan cara hidupnya selama ini.

“Pada awal cerita, Kaizen adalah anak paling populer. Pesan yang ingin disampaikan adalah kita tidak perlu terlalu mementingkan pandangan publik. Yang lebih penting adalah perasaan, hati, dan keinginan kita sendiri dalam hidup. Jadi, kita tidak perlu terlalu memedulikan omongan orang lain,” kata Junior.

Kembali ke Masa SMA

Karakter Kaizen juga membawa Junior kembali ke masa SMA. Meski pernah menjadi anak sekolah, ia tetap harus menyesuaikan cara bergerak dan berbicara agar karakternya terasa sebagai remaja masa kini.

Dalam keseharian, Junior merasa dirinya berjalan lebih santai dan berbicara lebih tenang. Saat memainkan Kaizen, ia membuat ritme bicaranya lebih cepat dan gerak-geriknya lebih spontan.

“Kalau kita ingat-ingat, anak muda kadang-kadang berbicara lebih cepat dan tiba-tiba berbicara banyak. Hal-hal seperti itu yang harus diperhatikan. Jadi, tinggal mengingat kembali masa muda,” tuturnya.

Melalui Kaizen, Garam Muda tidak hanya menampilkan kehidupan siswa populer dari sisi yang gemerlap. Serial ini juga memperlihatkan tekanan untuk terus menjaga citra serta kebimbangan yang muncul ketika keinginan pribadi bertentangan dengan ekspektasi lingkungan.

Perjalanan itu dibalut dengan romansa remaja dan musik hipdut yang menjadi identitas cerita. bagi Junior, musik tersebut akhirnya tidak hanya membantunya masuk ke dunia Kaizen, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan.

Viu Original Garam Muda dibintangi Junior Roberts, Aisyah Aqilah, Zoe Levana, Catherine Alicia, dan sejumlah talenta muda lainnya. Serial romantis komedi remaja sebanyak 12 episode ini telah tayang secara eksklusif di Viu sejak 7 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Tradisi Sangjit Lebih Berkesan, Vega Hotel Gading Serpong Tawarkan Paket Lengkap Rp18 Juta

2 November 2026 - 07:57 WIB

Konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary di Indonesia Digelar dengan Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

27 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Deteksi Hingga Tangani Keluhan Lebih Cepat, RedDoorz Andalkan AI Demi Kenyamanan Tamu

27 Oktober 2026 - 14:53 WIB

4 Hal Seru Episode 3 Idol’s Table di Viu, Minnie Masak hingga Digoda BamBam

26 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 157 Film dari 59 Negara dan Bintang Legendaris Sammo Hung

22 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Trending di Infotainment