Menu

Mode Gelap
IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung Vega Hotel Gading Serpong Dorong Kreativitas Anak Lewat Coloring Competition 2026 Istana Merdeka Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pesta Rakyat hingga Atraksi Rafale Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-81, Ancol Gratiskan Tiket Masuk 17 Agustus dan Gelar “Merdekaria: The People’s Celebration” Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan EDRR INDONESIA 2026 SUKSES DIGELAR, DORONG KOLABORASI NASIONAL UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG LEBIH TANGGUH

Nasional

65% Muslim Indonesia Belum Menabung Haji Secara Rutin, Muslim Pro dan Maybank Syariah Luncurkan Gerakan #YukHaji

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta ,8 Juni 2026 – Di tengah tingginya minat masyarakat Muslim Indonesia untuk menunaikan ibadah haji, survei terbaru Muslim Pro menemukan adanya kesenjangan antara keinginan dan kesiapan dalam mewujudkan ibadah haji.

Sebanyak 65% responden mengaku jarang atau bahkan tidak pernah menabung secara rutin untuk kebutuhan Haji maupun Umrah, meskipun haji tetap menjadi salah satu tujuan hidup yang penting bagi mereka.

Untuk membantu menjembatani kesenjangan tersebut, Muslim Pro bersama PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) melalui Unit Usaha Syariah (UUS) meluncurkan gerakan #YukHaji sekaligus membuka pendaftaran “Langkah Baik”, sebuah kajian akbar gratis yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 28 Juni 2026.

Terbuka untuk masyarakat umum dengan kapasitas hingga 600 peserta, acara ini menjadi bagian dari gerakan #YukHaji yang bertujuan mendorong lebih banyak Muslim Indonesia mulai merencanakan perjalanan menuju Baitullah secara lebih terstruktur dan realistis.

Temuan survei juga mengungkap tantangan yang lebih luas dalam perencanaan keuangan masyarakat. Meskipun perencanaan keuangan berbasis nilai-nilai keislaman dinilai penting, kebutuhan hidup sehari-hari masih menjadi prioritas utama di berbagai kelompok usia dan tingkat pendapatan.

Kondisi ini menunjukkan bagaimana banyak keluarga harus menyeimbangkan kebutuhan saat ini dengan tujuan jangka panjang, termasuk persiapan ibadah haji. Dari responden yang mengaku kesulitan menabung untuk tujuan keagamaan, 83% menyebut ketidakstabilan pendapatan sebagai hambatan utama.

Meski demikian, semangat untuk mempersiapkan perjalanan ibadah tetap tinggi. Lebih dari 81% responden menyatakan membutuhkan sarana yang dapat membantu mereka merencanakan dan menabung untuk Haji, Umrah, serta berbagai tujuan keuangan berbasis syariah dengan lebih mudah.

Kajian Akbar “Langkah Baik” akan menghadirkan sesi kajian, diskusi interaktif, serta berbagai inspirasi dan wawasan seputar persiapan Haji dan Umrah. Sebagai bagian dari gerakan #YukHaji, pengguna yang hadir pada kajian dan memenuhi syarat, membuka rekening Maybank Tabungan MyArafah melalui Amanah Pro, dan melakukan setoran pertama akan mendapatkan cash reward sebesar Rp88.000 serta akses Muslim Pro Premium selama enam bulan.

Informasi mengenai pendaftaran dan rangkaian acara dapat diperoleh melalui kanal media sosial resmi Amanah Pro.

Peluncuran inisiatif ini diumumkan dalam media gathering eksklusif yang diselenggarakan di Bunga Rampai Restaurant, Menteng, Jakarta pada Senen (8/6/2026) dan dihadiri sekitar 30-40 perwakilan media nasional maupun regional.

Dari Niat Menjadi Langkah Nyata

Kajian Akbar “Langkah Baik” dirancang bukan sebagai ajang peluncuran produk, melainkan sebagai ruang edukasi dan berbagi bagi masyarakat yang ingin memahami langkah-langkah praktis dalam mempersiapkan ibadah haji.

Acara ini akan menghadirkan sesi kajian keislaman, berbagi pengalaman dari para key opinion leaders, talkshow interaktif, serta kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan mengenai perencanaan Haji yang lebih terarah.

Menurut Nafees Khundker, Group Managing Director Muslim Pro, hasil survei menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan finansial.

Nafees mengatakan, salah satu temuan paling menarik dari survei kami adalah bahwa keinginan untuk mempersiapkan Haji sebenarnya sudah ada. Lebih dari 8 dari 10 responden mengatakan mereka membutuhkan sarana yang dapat membantu merencanakan Haji dan Umrah, namun sebagian besar belum mulai menabung secara konsisten.

“Ini menunjukkan bahwa persoalannya bukan terletak pada niat, melainkan bagaimana menemukan cara yang praktis untuk memulai,” ujar Nafees.

“Rencana berhaji sering kali tertunda karena berbagai tuntutan kehidupan. Ada kebutuhan keluarga yang harus diprioritaskan, komitmen keuangan yang terus berjalan, hingga tantangan yang datang tanpa diduga,” ujarnya.

“Melalui #YukHaji, kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak terus menunggu waktu yang dianggap sempurna, melainkan mulai mengambil langkah kecil yang realistis sejak hari ini,” ujarnya lagi.

Inisiatif ini didukung oleh Amanah Pro, platform perencanaan Haji dan Umrah berbasis syariah yang dikembangkan Muslim Pro bersama Maybank Syariah.

Diluncurkan pada Mei 2026, aplikasi ini membantu pengguna menetapkan target perjalanan ibadah, membangun kebiasaan menabung secara terencana, serta memantau progres mereka melalui pengalaman digital yang terintegrasi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Romy H. Buchari, Direktur Perbankan Syariah Maybank Indonesia, mengatakan bahwa kolaborasi dengan Muslim Pro sejalan dengan aspirasi strategis ROAR30 Maybank untuk menjadi institusi keuangan syariah global terkemuka melalui perluasan akses terhadap solusi keuangan syariah yang inovatif dan mudah dijangkau.

“Hasil survei ini menunjukkan bahwa keinginan masyarakat Muslim Indonesia untuk menunaikan ibadah haji sudah sangat kuat. Namun, masih banyak yang menghadapi tantangan untuk memulai langkah pertama dan menjaga konsistensi dalam mempersiapkan dana haji. Bagi kami, haji bukan sekadar perjalanan, melainkan tujuan hidup yang membutuhkan perencanaan sejak dini dan dilakukan secara berkelanjutan.”

Romy mengatakan, melalui kolaborasi ini, peran Maybank Indonesia adalah memastikan setiap langkah menuju Baitullah didukung oleh fondasi keuangan syariah yang kuat, aman, dan terpercaya.

Ia katakan, Dana yang ditabung melalui Amanah Pro ditempatkan pada rekening syariah yang diatur dan diawasi oleh OJK, sehingga nasabah dapat membangun kebiasaan menabung dengan lebih tenang dan percaya diri.

“Kami berharap inisiatif ini dapat membantu lebih banyak masyarakat Indonesia mengubah aspirasi berhaji menjadi rencana yang nyata melalui persiapan keuangan yang lebih terstruktur dan realistis,” ujar Romy.

Kolaborasi ini menggabungkan infrastruktur perbankan syariah Maybank yang telah diatur dan diawasi regulator dengan ekosistem digital Muslim Pro, sehingga menghadirkan pengalaman yang terintegrasi dalam mendukung kesiapan finansial sekaligus aspirasi spiritual pengguna.

Menyadari bahwa banyak calon jemaah menunda rencana berhaji karena merasa harus memiliki dana besar sejak awal, Amanah Pro dirancang untuk membuat langkah pertama menjadi lebih mudah dijangkau.

Pengguna dapat mulai menabung untuk tujuan Haji dengan setoran awal sebesar Rp200.000.

Sebagai platform yang mendukung perencanaan Haji dan Umrah secara lebih terarah, Amanah Pro kini telah tersedia untuk diunduh melalui App Store maupun Google Play Store.

Melalui inisiatif ini, Muslim Pro dan Maybank Indonesia berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat mengambil langkah pertama menuju Baitullah melalui perencanaan yang terstruktur, realistis, dan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait Kajian Langkah Baik dapat dilihat di https://protix.id/langkahbaik/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global

23 Agustus 2026 - 12:45 WIB

IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung

22 Agustus 2026 - 06:08 WIB

Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan

22 Agustus 2026 - 05:48 WIB

EDRR INDONESIA 2026 SUKSES DIGELAR, DORONG KOLABORASI NASIONAL UNTUK KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG LEBIH TANGGUH

21 Agustus 2026 - 03:27 WIB

Jakarta Jadi Puncak Rangkaian Indonesia Coffee Expo 2026, Hadirkan Kompetisi hingga Coffee Rave Party

21 Agustus 2026 - 03:09 WIB

Trending di Nasional