Menu

Mode Gelap
Makassar Punya Urban Stay Baru! Horison Inn Artha Kencana Resmi Rebranding, Bawa Konsep Hospitality yang Lebih Segar ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM Sempat Dikuasai Pihak Lain, Tanah Ahli Waris Sukamdani Sahid Kembali Setelah BPN Batalkan SHM Tumpang Tindih Buru Pernikahan Impian, Vega Hotel Gading Serpong Tebar Bonus Menginap hingga BBQ Gratis di Wedding Showcase Dugaan Kerugian Ekologis Rp187,86 Miliar, Pengamat Desak Jaksa Agung Turun Tangan Awasi Kasus PT Musim Mas Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia Rayakan 33 Tahun Perjalanan, Hotel Ciputra Jakarta Sajikan “33 Years of Flavors” World Cleanup Day 2026: HARRIS & POP! Hotel Kelapa Gading Turun Langsung Bersihkan Kota Tua Jakarta Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam Beautiful Pain Ungkap Luka Pengkhianatan dan Fitnah, Raihaanun Perankan Perempuan yang Bangkit Demi Anak RUMAHSAKIT HADIRKAN “ANOMALI TOUR 2026”, MEMBAWA KEMBALI LAGU-LAGU TERSEMBUNYI KE TIGA KOTA

Pekanbaru

Keadilan untuk Kristhopel: Malam Seribu Lilin Guncang Pekanbaru

Perbesar

Screenshot

PEKANBARU, DetakIndonesiaNews Aksi solidaritas untuk mengenang 90 hari wafatnya almarhum Kristhopel Butar akan digelar dalam bentuk Malam Seribu Lilin, Selasa (26/8/2025) malam, di Tugu Perjuangan, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini mengusung tema “Justice for Kristhopel” dan menjadi momentum bagi masyarakat serta berbagai organisasi untuk menuntut keadilan bagi korban perundungan di lingkungan pendidikan.

Ratusan lilin akan dinyalakan sebagai simbol duka mendalam sekaligus perlawanan terhadap segala bentuk kekerasan dan bullying yang masih marak terjadi di dunia pendidikan. Puluhan organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga komunitas turut mendukung aksi damai ini.

Melalui aksi tersebut, para peserta menyerukan agar aparat penegak hukum dan pemerintah lebih serius menangani kasus-kasus perundungan yang berujung pada hilangnya nyawa generasi muda. Mereka menegaskan bahwa dunia pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

Malam seribu lilin ini bukan hanya sebagai peringatan, tetapi juga panggilan moral agar kasus serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Indonesia Design Week 2026 Resmi Digelar di PIK, 55 Karya Desainer Dunia Hadir Perdana di Indonesia

18 September 2026 - 14:29 WIB

Resmi Dibuka, FLOII Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Florikultura dan Gaya Hidup Berbasis Alam

18 September 2026 - 02:19 WIB

TAZA Tutup Perjalanan 26° Rhapsody Lewat Summer Marché Vol. II

17 September 2026 - 11:55 WIB

ShopeePay Bersama Bank Indonesia Dorong Manfaat Penggunaan QRIS bagi Pengguna dan Pengusaha UMKM

17 September 2026 - 11:36 WIB

DRAMATIS! Persija Tekuk Persib 2-1 di SUGBK, Ivan Mamut Jadi Pahlawan di Menit Akhir, Macan Kemayoran Naik ke Posisi 2

12 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Nasional