Menu

Mode Gelap
Maxim Gandeng Yayasan Cheshire Indonesia, Buka Peluang Kerja Tanpa Komisi bagi Penyandang Disabilitas KRISTA InterFOOD 2026 Resmi Diluncurkan di NICE PIK 2, Perkuat Posisi sebagai Platform Strategis Industri F&B Indonesia Pecah dan Penuh Kejutan! Mendadak Duel Masak Bareng Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Jakarta Fair Kemayoran 2026 Next Gen Choice, Buku Full English Erlangga Selaras Kurikulum Merdeka Nurul Quran Centre Singapura Konsisten Tebar Dakwah dan Amanah Qurban Internasional, Masuki Tahun Ke-6 Pengabdian Umat GIIAS 2026 Siap Digelar Hadirkan Merek Baru dengan Jajaran Merek Paling Lengkap dan Komprehensif  RAZIA MALAM BONGKAR REALITA THM RP: PEREMPUAN JADI PIHAK PALING RENTAN, GERMAS PPA Riau BUKA SUARA Prof. Adrianus Meliala: Survei Litbang Kompas Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepolisian XPENG V1SION Night 2026: Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia SHOW Token Masuk Industri Film Indonesia, Siapkan Pendanaan US$100 Juta untuk 30 Produksi Nasional MCorp Dorong Transformasi Sales B2B Lewat Pendekatan Augmented Human  Kementerian Haji dan Umrah RI Dorong Transformasi Layanan Haji di International Islamic Expo 2026 Partai Rakyat Indonesia Resmi Lantik DPP Jurnalis dan Influencer Rakyat Indonesia 2026–2030, Perkuat Profesionalisme Pers

Peristiwa

DIRHUBAG MSPI Thomson Gultom :Teori Konsfirasi, Korban Pelapor dijadikan tersangka di Polsek Kelapa Gading

Perbesar

Detakindonesianews.com, Jakarta -Jawaban Bidang Hukum Polsek Kelapa Gading, Polrestro Jakarta Utara, atas permohanan Praperadilan yang diajukan Dr. Fernando Silalahi yang mengatakan bahwa Penetapan Tersangka sudah sah, Surat Perintah Penangkapan sudah sah, Surat Perintah Penahanan Tersangka Maruba Pangaribuan dan Mindo Barimbing, sudah sah sesuai aturah KUHAP maupun PERKPOLRI yang dibacakan dihadapan Majelis Hakim Tunggal WIjawiyata, SH di Ruang I, Lantai I, Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jumat, (11/4/2025), Menurut DIRHUBAG MSPI Thomson Gultom, hanya NORMATIF belaka tanpa bukti yang valit yang mengatakan : “Sudah dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku”.

Terlebih lagi dalam jawaban termohon itu tambah Thomson Gultom, pada halaman 19 Poin 5, Jawaban:

“Bahwa TERMOHON jelaskan point 2 dan 3 diatas bahwa terhadap Para PEMOHON telah dilakukan Pemeriksaan sebagai Calon Tersangka dalam bentuk Berita Acara Pemeriksaan sebagai Saksi terhadap PEMOHON MARUBA PANGARIBUAN anak dari AMONANG PANGARIBUAN pada tanggal 22 Februari 2025 pukul 08.00 WIB dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagal Saksi terhadap PEMOHON MINDO BARINGBING anak dari BIDUAN BARINGBING pada tanggal 22 Februari 2025 pukul 20.00 WIB. Sehingga tidak benar terhadap Para PEMOHON tidak pernah dilakukan Pemeriksaan sebagai Calon Tersangka oleh TERMOHON,” ujar Bidang Hukum Polsek Kelapa Gading, itu dihadapan hakim Tunggal di PN Jakarta Utara, Jumat, (10/4/2025).

“Kalau saya kutif pernyataan bidang hukum Polsek Kelap Gading : “Berita Acara Pemeriksaan (BAP) sebagal Saksi terhadap PEMOHON MINDO BARINGBING anak dari BIDUAN BARINGBING pada tanggal 22 Februari 2025 pukul 20.00 WIB. Sehingga tidak benar terhadap Para PEMOHON tidak pernah dilakukan Pemeriksaan sebagal Calon Tersangka oleh TERMOHON, sudah salah fatal,” ujar DIRHUBAG MSPI itu.

Setelah selesai sidang Praperadilan Amonang Pangaribuan dan Anaknya dua orang dan Tim Pengacara Fernando Silalahi dengan DIRHUBAG MSPI, Thomson Gultom, foto di ruangan sidang PN Jakut, (10/4/2025) (Penulis : Herlyna)
Hal itu dikatakan Thomson Gultom, karena pada Pkl 18.00 WIB tanggal 22 Februari 2025, Maruba Pangaribuan dan Mindo Baringbing sudah berstatus tersangka dan sudah dimasukkan keruang tahanan, tanpa surat penetapan tersangka, ditahan tanpa surat penahanan.

Menurut DIRHUBAG MSPI Thomson Gultom, bahwa apa yang disampaikan Bidang Hukum (Bidkum) Polsek Kelapa Gading untuk menjawab gugatan Prapid Tersangka Maruba Pangaribuan dan Tersangka Mindo Baringbing, adalah normatif saja. (sesuai KUHAP).

“Kita sudah tahu apa yang akan menjadi jawaban dari pada termohon, ia normatiflah. Mengatakan sudah Sesuai KUHAP,” pungkas Thomosn Gultom.

Hal itu dikatakan Thomson Gultom, karena pada Pkl 18.00 WIB tanggal 22 Februari 2025, Maruba Pangaribuan dan Mindo Baringbing sudah berstatus tersangka dan sudah dimasukkan keruang tahanan, tanpa surat penetapan tersangka, ditahan tanpa surat penahanan.

Menurut DIRHUBAG MSPI Thomson Gultom, bahwa apa yang disampaikan Bidang Hukum (Bidkum) Polsek Kelapa Gading untuk menjawab gugatan Prapid Tersangka Maruba Pangaribuan dan Tersangka Mindo Baringbing, adalah normatif saja. (sesuai KUHAP).

“Kita sudah tahu apa yang akan menjadi jawaban dari pada termohon, ia normatiflah. Mengatakan sudah Sesuai KUHAP,” pungkas Thomosn Gultom.

Hari ini, pagi ini, Senin, (14/4/2025) pada sidang pembuktian yang akan menentukan. “Saksi-saksi yang dihadirkan pemohon banyak sekali, dan yang menjadi saksi itu adalah saksi fakta semuanya yang tahu fersis peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan yang dialami Tersangka Maruba Pangaribuan dan Mindo Pangaribuan itu, bukan orang awam hukum semua, ada Kolonel Laut, ada Letkol Laut, Mayor Angkatan Darat, beserta sejumlah anak buah dari Kolonel TNI AL Binsar Sirait , dan ada juga Danramil yang menyaksikan bahwa surat penetapan tersangka, surat penangkapan tersangka dan surat penahanan tersangka tidak ada, saat dipertanyakan saat Amonang Pangaribuan PKL 18.30, 22 Februari 2025, menghadap AIPTU Masfut,” ungkap DIRHUBAG MSPI itu.

Diperkuat lagi dengan kehadiran Kolonel TNI AL Binsar Sirait dan Letkol TNI AL Rudy dan Damitaris Sinaga yang datang ke Polsek Kepala Gading Pkl 23.30 WIB, mempertanyakan dasar hukum penahanan kedua tersangka.

“Jadi kasus ini betul-betul kriminalisasi, korban pelapor menjadi tersangka. Sebagaimana telah kuberitakan sebelumnya: Teori Konsfirasi, Korban Pelapor dijadikan tersangka di Polsek Kelapa Gading,” ungkap DIRHUBAG MSPI itu Thomson Gultom itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Insto Dry Eyes, Salah Satu Solusi Praktis Mengatasi Gejala Mata Kering di Era Digital

12 Januari 2026 - 10:00 WIB

5 Alasan Media Online Menjadi Kanal Komunikasi yang Masih Sangat Relevan dan Berdampak untuk Kampanye Brand

10 November 2025 - 12:34 WIB

Xiaomi Indonesia Luncurkan Serangkaian Wearables Terbaru “Gold Collection”

2 Oktober 2025 - 11:00 WIB

Rahasia Hape Nggak Ngelag! Ekspansi RAM Bikin POCO C85 #SiPalingNyampe

2 Oktober 2025 - 10:44 WIB

Atlas Indonesia dan Dunia Diluncurkan di IIBF 2025:Penerbit Erlangga Dorong Literasi Geografi Generasi Muda Indonesia International Book Fair (IIBF) 2025

26 September 2025 - 09:55 WIB

Trending di Peristiwa