Menu

Mode Gelap
IFRA 2026 Dorong Bisnis Waralaba Legal dan Beretika, Targetkan 250 Merek dan 30.000 Pengunjung Vega Hotel Gading Serpong Dorong Kreativitas Anak Lewat Coloring Competition 2026 Istana Merdeka Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pesta Rakyat hingga Atraksi Rafale Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI ke-81, Ancol Gratiskan Tiket Masuk 17 Agustus dan Gelar “Merdekaria: The People’s Celebration” Sahroni Minta Klub Malam Disweeping, Teuku Reyza Desak Riau Perketat Pengawasan Anak di Bawah Umur Keselamatan jadi Budaya, United Tractors Raih Indonesia Safety Excellence Award 2026 Dari Car Free Day, Teuku Reyza dan Andi Champay Serukan Perlindungan Anak dan Jaga Marwah Riau SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Perdagangan Pangan Global Wayang Kulit HUT ke-81 MA Digelar, Pengunjung Kecewa karena Suasana Tak Sesuai Harapan TVD Asia Dorong Sineas Indonesia Garap Vertical Drama, Pasar Konten Layar HP Kian Menjanjikan

TNI/Polri

Waspadai Penyebaran HMPV di Lingkungan TNI AL, Satlinlamil 3 Laksanakan Penyuluhan Kesehatan Kepada Personel 

Perbesar

Detakindonesianews.com, TNI AL Makassar,- Untuk mewaspadai merebaknya Human Metapneumovirus (HMPV) di lingkungan TNI Angkatan Laut, Balai Kesehatan Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 3 melaksanakan Penyuluhan Kesehatan kepada seluruh Prajurit Satlinlamil 3 dipimpin oleh Kaur Polgi Balai Kesehatan Lettu Laut (K) dr. Tri Yogie Prabowo dengan tema “Waspadai Human Metapneumovirus (HMPV)”, bertempat di Aula Mako Satlinlamil 3, Jalan Teuku Umar, Kota Makassar, Senin (13/1/2025).

Seperti diketahui bahwa HMPV adalah virus RNA yang menyebabkan infeksi pernapasan pada manusia yang menyerang paru-paru. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada tahun 2001 di Belanda. Adapun gejala infeksi HMPV seperti batuk,

pilek, demam, sakit tenggorokan, kesulitan bernapas (pada kasus yang parah), bronkiolitis (peradangan saluran udara kecil), dan pneumonia.

Lebih lanjut disampaikan bahwa HMPV mayoritas menyerang kelompok rentan diantaranya anak-anak dibawah 5 tahun, orang dewasa berusia 65 tahun keatas, pasien dengan sistem imun lemah, dan pasien dengan penyakit pernapasan kronis. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderita, udara (droplet), dan sentuhan dengan permukaan terkontaminasi.

“Namun jangan terlalu panik menghadapi penyakit ini karena dapat dilakukan pencegahan dengan cara mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker, menghindari kerumunan, vaksinasi (belum tersedia secara luas), dan menggunakan disinfektan. Selain itu, juga dapat dilakukan pengobatan dan pencegahan dengan meningkatkan daya imun tubuh seperti, istirahat yang cukup, olahraga yang teratur, mengatur pola hidup sehat, menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi vitamin dan obat antivirus (untuk kasus berat),” ujarnya.

 

(Satlinlamil 3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Cawang, 2 Sajam Diamankan

15 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polda Metro Jaya Gelar Apel Kesiapan Personel dan Peralatan Penanganan Bencana

13 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Samsat Keliling Hadir di Cikarang Jababeka, Warga Kabupaten Bekasi Bisa Bayar Pajak Kendaraan dengan Mudah

13 Agustus 2026 - 10:22 WIB

Bongkar 96 Kasus BBM Ilegal Sepanjang 2026, Kapolda Sumsel Hadirkan Solusi Gakkum dan Ekonomi Legal

27 Juli 2026 - 11:40 WIB

KODAERAL III DUKUNG TATA KELOLA KEUANGAN TRANSPARAN MELALUI REVIU ITJEN KEMHAN

27 Juli 2026 - 11:03 WIB

Trending di TNI/Polri