Menu

Mode Gelap
Krista Exhibitions Paparkan Agenda Strategis 2026 dan Pastikan KRISTA INTERFOOD Digelar di NICE PIK 2, Fokus Perkuat Industri F&B dan HoReCa Nasional Ancol Hadirkan Promo Tiket Masuk dengan Gratis Voucher Makan di Resto Park Hotel Cawang Jakarta Hadirkan “Sparkling Ramadhan” dengan Konsep Mediterranean & Arabian Experience Swiss-Belhotel Airport Jakarta Gelar Preview Event Ramadan 2026 dan Perkenalkan Paket Iftar “Cita Rasa Ramadan” Hotel 88 Mangga Besar 62 Gelar Showcase & Media Gathering Iftar “The Oasis Experience” Sambut Ramadan 2026 Korban Dugaan Penyanderaan Desak Polres Kampar Tangkap Pelaku Penganiayaan Sinergi untuk Generasi Tangguh, United Tractors dan DPRD Kaltim Gelar Simulasi Kesiapsiagaan di SMKN 3 Sendawar DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran Hadirkan “Maharasa”, Perayaan Rasa Beragam dalam Kebersamaan Ramadan

Jakarta

Ketua Umum FABEM Zainuddin Arsyad: Candaan Gus Miftah Tak Searah Dengan Misi Presiden Prabowo yang Cinta Terhadap Rakyat Kecil

badge-check


					Ketua Umum FABEM Zainuddin Arsyad: Candaan Gus Miftah Tak Searah Dengan Misi Presiden Prabowo yang Cinta Terhadap Rakyat Kecil Perbesar

JAKARTA, (DIN) – Kita yang berlatar belakang sarjana dan aktivis pergerakan seharusnya mengapresiasi Presiden RI ke 8, Bapak Prabowo Subianto, yang menulis buku, mengkaji, dan berpidato senantiasa membelah kaum lemah. Ada beberapa contoh sederhana bisa kita lihat dan dengarkan.

Beliau Presiden Prabowo mengungkapkan lebih hormat kepada pedagang asongan dari pada kelompok intelektual dan elit. Kata Presiden Pabowo saat berpidato di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) 29 Maret 2024 lalu.

” Saudara boleh bangga menjadi sarjana tapi dalam hati saya saya sangat hormat sama pedagang kaki lima, sama tukang ojol, sama tukang bakso, sama petani, sama buruh tani, sama perkerja harian, sama buruh di pelabuhan, sama nelayannelayan yang nyawanya dipertaruhkan untuk mencari makan untuk istri dan anaknya.  Si pedagang kaki lima tiap hati keluar mendorong grobak keringat dan fisik mencari makan untuk anak dan istrinya.  Itu yang kita hormati, mereka mulia, mereka jujur,  mereka halal,” ungkap Presiden Prabowo.

Kebijakan menghapus utang pedangang UMKM
Presiden Prabowo Subianto menerbitkan aturan yang menghapus utang macet usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan, serta UMKM lainnya.

Adapun UMKM lainnya tersebut, di antaranya UMKM mode/busana, kuliner, industri kreatif. Penghapusan utang macet ini ditandai dengan ditandatanganinya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 pada tanggal 5 November 2024 di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2024) malam.

Didalam buku Pradoks Indonesia yang tulisan Bapak Prabowo ingin pemerataan ekonomi yang berkeadilan sampai sampai tingkat UMKM. Ia harapkan ekonomi tidak didominasi elite. Negara harus hadir mengintervensi agar nasib ekonomi rakyat supaya terjamin dan berkeadilan. “Kita tidak boleh punya pendapat: Yang kuat, tambah kuat. Yang tidak kuat, terserah. Pendapat seperti itu bukan Pancasila, bukan cita-cita pendiri bangsa,” ungkap Prabowo (h.147).

Dari tiga hal yang kita dengar, baca dan amati tersebut pidato beliau  berpihak pada pedagang asongan, ditindaklanjuti dengan kebijakan menghapus utang UMKM didasari tulisan yang beliau tulis dalam buku pradoks Indonesia untuk pemerataan ekonomi keseluruhan rakyat Indonesia. Maka kesimpulan kita beliau seorang Pancasilis sejati yang berpihak pada kepentingan rakyat kecil.

Berbeda dengan pembantu beliau Gus Miftah yang bercanda dan beberapa elit disamping Pak Prabowo yang masih terlihat belum searah dengan rencana strategis pembangunan ekonomi beliu baik dalam pidato, tulisan buku maupun kebijakan yang sedang dibuat dan akan segera berlaku di tahun 2025.

Tugas kita saat ini adalah bersatu mendukung arah kebijakan Pak Prabowo dengan mengawasi semua kinerja pembantu beliau, dan perangkat pemerintah dari pusat hingga tingkat daerah bahkan sampai ke desa. Kaum intelektual harus berani bersuara dan mengkritik sepanjang itu tidak bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 dan memiliki data yang cukup.

Penulis : Zainuddin Arsyad S.Ip
(Ketua Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sinergi untuk Generasi Tangguh, United Tractors dan DPRD Kaltim Gelar Simulasi Kesiapsiagaan di SMKN 3 Sendawar

3 Februari 2026 - 10:36 WIB

Konser Zero Budget Mengguncang Asia Tenggara: International 100 CTFP Card of Honor Indonesia 2026

3 Februari 2026 - 06:29 WIB

Baru Masuk Dunia Kerja? Ini 7 Hal Kenapa HUAWEI MatePad 11.5 New Standard Edition Wajib Dimiliki Para First Jobber!

3 Februari 2026 - 06:18 WIB

Hadir Bersama Masyarakat, United Tractors Respon Cepat Banjir Jabodetabek

3 Februari 2026 - 05:45 WIB

Perlindungan Privasi Terbaru Segera Hadir di Samsung Galaxy

31 Januari 2026 - 10:04 WIB

Trending di Nasional