Menu ✖

Mode Gelap
BMLN Gandeng TNI AL Kembangkan Budidaya Jagung di Cariu, Libatkan KDMP dan Masyarakat ALLPrint Indonesia 2026 Resmi Dibuka, 400 Peserta dari 10 Negara Pamerkan Teknologi Percetakan Terkini Indonesia Juara! Elkan Baggott Paksa Thailand Adu Penalti, Garuda Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Edisi Perdana Cek Daftar Promo 10.10 yang Wajib Kamu Serbu, Ada Makan KFC Hanya 10RB di Aplikasi ShopeePay Ketua GERMAS PPA Riau Bersama PT Golden Satya Perkasa Bagikan 200 Nasi Kotak di Tiga Titik Jalanan Pekanbaru Bukan Sekadar Tempat Menginap, Vega Hotel Gading Serpong Hadirkan Weekend Experience: Dari Little Fire Fighter hingga BBQ Buffet All Print Indonesia 2026 Dorong Transformasi Industri Grafika, Packaging hingga Teknologi 3D Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Oktoberfest Delight dengan Beragam Menu Spesial  DARI COURTESY CALL HINGGA ENTRY MEETING, KODAERAL III SIAP HADAPI AUDIT KINERJA 2026 Film Komedi “Bapak Paling Jujur Siap Tayang Serentak 15 Oktober 2026 di Bioskop  Soal Proyek Pipa Air Bersih, PT SSS Luruskan Sejumlah Tudingan. SIAL FOOD & DRINKS INDONESIA 2026 BIDIK PASAR GLOBAL, 500 MEREK DARI 13 NEGARA BUKA PELUANG BISNIS F&B INDONESIA

Nasional

BMLN Gandeng TNI AL Kembangkan Budidaya Jagung di Cariu, Libatkan KDMP dan Masyarakat

Perbesar

Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Pengembangan Ekosistem Jagung untuk Mendukung Kebutuhan Pakan

 

Detakindonesianews.com, Jakarta, 8 Oktober 2026— Koperasi Bumi Makmur Lestari Nusantara (BMLN) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III resmi menandatangani kerja sama penggarapan lahan di Cariu, Kabupaten Bogor, untuk pengembangan budidaya jagung yang diarahkan sebagai bahan baku pakan ternak.

Penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan di Tebet, Jakarta Selatan, turut dihadiri oleh Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, S.T., M.M.; Bupati Bogor Rudy Susmanto, S.Si.; Wakil Bupati Bogor H. Ade Ruhandi, S.E.; serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor Entis Sutisna, S.Pd., M.M.

Kehadiran para pejabat tersebut menjadi bagian dari dukungan dan sinergi lintas sektor dalam pengembangan pertanian, optimalisasi pemanfaatan lahan, serta penguatan rantai pasok jagung untuk kebutuhan pakan.

Membangun Ekosistem Agribisnis Terintegrasi

Pengembangan lahan Cariu tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan budidaya jagung, tetapi sebagai bagian dari pembangunan ekosistem agribisnis yang terintegrasi dari hulu hingga hilir

Dalam pelaksanaannya, Koperasi BMLN akan membangun kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta masyarakat di sekitar kawasan pengembangan.

KDMP diharapkan dapat menjadi salah satu simpul kelembagaan ekonomi di tingkat desa dalam mendukung kegiatan pertanian, termasuk pengorganisasian masyarakat, distribusi sarana produksi, serta pengembangan kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan budidaya jagung.

Sementara itu, masyarakat sekitar akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan. Keterlibatan masyarakat dapat mencakup berbagai tahapan, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen, pascapanen, hingga kegiatan pendukung lainnya.

Dengan pendekatan tersebut, pengembangan lahan Cariu diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas jagung, tetapi juga menciptakan nilai tambah dan perputaran ekonomi di tingkat masyarakat dan desa

Dari Lahan hingga Rantai Pasok Pakan

Jagung yang diproduksi dari lahan Cariu diarahkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku pakan ternak.

Konsep ini memungkinkan terbentuknya rantai pasok yang lebih terintegrasi, mulai dari Lahan produksi, masyarakat, KDMP, koperasi, pengelolaan pascapanen, distribusi, hingga pengguna akhir

Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat kepastian penyerapan hasil, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat dan kelembagaan ekonomi desa.

Dengan demikian, program penggarapan lahan Cariu tidak berhenti pada kegiatan tanam dan panen, tetapi diarahkan untuk membangun ekosistem agribisnis jagung dari hulu hingga hilir

Sinergi TNI AL, Pemerintah, Koperasi, KDMP dan Masyarakat

Kerja sama ini mempertemukan berbagai unsur yang memiliki peran strategis dalam pengembangan kawasan pertanian.

TNI Angkatan Laut melalui Kodaeral III berperan dalam mendukung pemanfaatan dan pengembangan lahan, sementara Koperasi BMLN menjadi bagian dari pengelolaan kegiatan usaha dan pengembangan agribisnis.

Di tingkat desa, KDMP dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penguatan pelaksanaan kegiatan serta pemberdayaan ekonomi lokal.

Sementara itu, dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor, dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan menjadi bagian dari sinergi pembangunan sektor pertanian di wilayah Kabupaten Bogor.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membangun model pengembangan pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperhatikan pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan ekonomi desa, kepastian pasar, dan keberlanjutan usaha

Menuju Kawasan Produksi Jagung yang Berkelanjutan

Penggarapan lahan Cariu akan dilakukan secara bertahap dan terencana, mulai dari persiapan lahan, penyediaan sarana produksi, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen.

Dalam jangka panjang, pengembangan ini diharapkan dapat menjadi salah satu model pemanfaatan lahan yang mengintegrasikan produksi pertanian, pemberdayaan masyarakat, koperasi, KDMP, dan kebutuhan sektor peternakan

Pengembangan tersebut juga membuka peluang untuk membangun kegiatan lanjutan, seperti pengelolaan hasil panen, penyimpanan, distribusi, hingga integrasi dengan sektor peternakan dan industri pakan.

Melalui kolaborasi antara TNI Angkatan Laut, Koperasi Bumi Makmur Lestari Nusantara, Pemerintah Kabupaten Bogor, KDMP, dan masyarakat, pengembangan jagung di Cariu diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas sekaligus mendukung penguatan rantai pasok bahan baku pakan.

Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam membangun kawasan pertanian yang produktif, terintegrasi, berbasis masyarakat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SIAL FOOD & DRINKS INDONESIA 2026 BIDIK PASAR GLOBAL, 500 MEREK DARI 13 NEGARA BUKA PELUANG BISNIS F&B INDONESIA

7 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Physiorehab Buka Cabang Baru di Meruya, Perluas Layanan Fisioterapi di Jakarta Barat dengan Pendekatan Evidence-Based Physiotherapy and Rehabilitation

7 Oktober 2026 - 08:41 WIB

ALLPrint Indonesia 2026 Resmi Dibuka, 400 Peserta dari 10 Negara Pamerkan Teknologi Percetakan Terkini

7 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Dinobatkan sebagai Trusted & Popular Brand, United Tractors dan PAMA Raih Disway Awards 2026

5 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Cek Daftar Promo 10.10 yang Wajib Kamu Serbu, Ada Makan KFC Hanya 10RB di Aplikasi ShopeePay

5 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Trending di Nasional